Tuesday, March 16, 2010

Re: [Milis_Iqra] Menelusuri Perjalanan Panjang Nabi Isa

di sini pun ada yg punya perspektif yg sama, plus kaitanya turunya
nabi isa dgn munculnya dajjal
http://forumm.wgaul.com/showthread.php?t=50846&page=2

On 3/11/10, Armansyah <armansyah.skom@gmail.com> wrote:
> Another side of Isa perspective relation to my first book : Rekonstruksi
> Sejarah Isa Al-Masih.,
> --------------------------------------------
>
> Menelusuri Perjalanan Panjang Nabi Isa
> Filsafat Mahabharata. Oleh : Ngarayana
> Sumber :
> http://mahabharata-adiparwa.blogspot.com/2010/02/menelusuri-perjalanan-panjang-nabi-isa.html
>
>
> Veda berarti pengetahuan. Ia adalah pengetahuan lengkap dan sempurna tentang
> jagat-raya dan segala makhluk penghuninya. Ia juga mencakup pengetahuan
> tentang masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Karena itu, kemunculan para
> nabi dan rasul dimasa lalu dalam masa Kali-Yuga yang kini sedang
> berlangsung, telah disebutkan dalam Veda.
>
> Mengenai kemunculan Nabi Isa atau Jesus yang juga dipanggil Isa Al Masih,
> Veda menyatakan sbb. "Kemudian di masyarakat kaum mleccha muncul Isa putra
> Kumari dan mengajarkan pengetahuan rohani kepada orang-orang Amalika.
> Dikatakan lebih lanjut, Pada usia 13 th. Isa pergi ke India dan kemudian ke
> Himalaya. Disana ia melaksanakan pertapaan dibawah bimbingan para rishi dan
> siddha-yogi sehingga ia secara rohani menjadi matang. Setelah itu ia kembali
> ke Palestina untuk mengajarkan pengetahuan rohani kepada bangsanya".
> (Bhavisya-Purana, Pratisarga Parva, Khanda 3, ayat 16-33)".
>
> Di dalam Bible (Injil) tidak disebutkan kemana dan dimana Jesus berada
> ketika berusia 13 sampai 29 th. Masa 17 tahun menghilangnya ini disebut "The
> lost years of Jesus Christus". Dan ternyata selama periode itu Jesus tinggal
> di India.
>
> Dalam bukunya "The Unknown Life Of Jesus Christ" yang terbit tahun 1894,
> wartawan Rusia Nicolas Notovich menjelaskan bahwa selama masa hilang itu
> Jesus tinggal di India dan kemudian di Tibet. Fakta ini diketahui dari
> naskah-naskah kuno yang dia temukan tahun 1882 di biara Himis, 25 mil dari
> Leh, ibu kota Ladakh di Tibet. Dikatakan bahwa naskah-naskah kuno itu
> berasal dari India dalam bahasa Sanskerta, lalu diterjemah kan kedalam
> bahasa Pali dan selanjutnya ke bahasa Tibet.
>
> Dalam bukunya "In Kashmir And Tibet", Svami Abhedananda membenarkan temuan
> Notovich ketika dia mengunjungi Tibet tahun 1922. Dia datang langsung ke Leh
> di Tibet dan mendapat penjelasan dari para Lama yang memperlihatkan
> naskah-naskah kuno dalam bahasa Tibet tentang keberadaan Jesus di India dan
> Tibet dimasa lalu.
>
>
> Dalam bukunya "Heart Of Asia", Nicolas Roerich menjelaskan bahwa ada banyak
> ceritra tentang Jesus yang dia dapatkan dari berbagai masyarakat selama
> melakukan perjalanan dari tahun 1924 sampai dengan tahun 1928 ke Asia Tengah
> (Sikkim, Punyab, Kashmir, Ladakh, Karakorum, Khotan, Kashgar, Kareshahr,
> Urumci, Irtysh, Altai, dsb). "Semua berceritra bahwa Jesus dahulu pernah
> kesana, dan bahwa ia memiliki kemampuan melakukan hal-hal ajaib", begitu
> Roerich menyimpulkan. Selanjutnya, dalam bukunya "Himalaya", Nicolas Roerich
> mengutip isi naskah kuno Tibet berusia 1500 tahun yang menjelaskan bahwa
> pada usia 13 tahun Jesus secara diam-diam meninggalkan orang-tuanya dan
> pergi ke India bersama para pedagang guna menyempurnakan diri secara
> spiritual dan mempelajari hukum-hukum Buddha.
>
>
> Pada tahun 1939 guru musik Elizabeth G Caspari beserta suami Charles,
> dibimbing oleh rohaniwan Clarence Gasque, pergi ke pegunungan Kailash di
> Himalaya dan terus ke Tibet. Di Ladakh Caspari dan Gasque diperlihatkan tiga
> gulungan naskah kuno oleh petugas perpustakaan biara dan dua bikhu. Mereka
> berkata kepadanya, "Buku-buku ini menerangkan bahwa Jesus anda dahulu
> tinggal disini", dan terus membacakan Injil Johanes. Caspari dan Gasque
> tertegun mendengarnya.
>
>
> Tahun1951 Hakim Agung Amerika Serikat William O Douglas pergi ke Himis.
> Dalam bukunya, "Beyond The High Himalaya", dia menulis, "Penduduk setempat
> masih percaya bahwa Jesus pernah tinggal di tempat mereka (Himis). Ia datang
> ketika berusia 14 tahun, kemudian pergi kearah barat pada usia 28 tahun dan
> sejak itu tidak ada lagi beritanya. Mereka berkata bahwa sewaktu tinggal di
> Himis, Jesus dikenal dengan nama Isa".
>
> Tahun 1975 Robert S Ravics, Professor Anthropology at State California
> University pergi ke Leh, ibu kota Ladakh di Tibet. Pada kunjungan
> berikutnya, oleh seorang teman, dia diberitahu bahwa seorang Tabib setempat
> menyatakan bahwa di dalam biara dekat disana tersimpan naskah-naskah kuno
> yang menjelaskan bahwa Jesus pernah tinggal di Himis. Juga Ravics diberitahu
> oleh orang-orang terhormat setempat bahwa Jesus pernah tinggal di Tibet.
>
> Seorang petualang bernama Edward F Noack dari Sacramento Californis USA
> bersama istrinya Helen telah mengunjungi Asia Tengah (Tibet, Nepal, Sikkim,
> Bhutan, Ladakh, Afganistan, Balukistan dan Turkestan) sebanyak 18 kali. Dan
> mereka sudah 4 kali ke Leh, ibu kota Ladakh. Ketika berada di Himis tahun
> 1970-an, seorang Lama memberitahu mereka bahwa ada naskah-naskah kuno yang
> menceritrakan perjalanan Jesus ke Ladakh tersimpan disatu ruangan dalam
> biara terdekat.
>
>
> Kesaksian orang-orang tersebut diatas berdasarkan naskah-naskah kuno dan
> ceritra penduduk tentang kisah perjalanan Jesus di India dan Tibet,
> ditunjukkan oleh peta di samping.
>
> Ketika Isa (sebutan Jesus dalam naskah-naskah kuno) berumur 13 tahun banyak
> orang kaya dan bangsawan berkunjung ke rumahnya karena mereka ingin Isa jadi
> menantunya. Lalu Isa diam-diam meninggalkan orang tuanya (karena tidak mau
> menikah). Dan bersama para pedagang Isa lalu pergi ke India dengan tujuan
> menyempurnakan diri secara rohani sesuai perintah Tuhan dan mempelajari
> hukum-hukum Buddha.
>
>
> Ketika berusia 14 tahun, Isa tinggal di Sind, dan disana orang-orang Jaina
> minta agar ia tetap tinggal bersama mereka. (Tetapi Isa menolak) dan
> melanjutkan perjalanan ke Jaggernaut (=Jagannatha-puri) di Orissa. Disana ia
> disamput hangat oleh para brahmana. Mereka mengajarkan Isa tata-cara
> mempelajari dan mengerti Veda, mengajarkan Veda dan menyembuhkan penyakit
> dengan doa (=mantra) dan mengusir roh jahat yang mengganggu jasmani mereka
> yang kesurupan.
>
> Isa tinggal selama 6 tahun di Jaggernaut, Rajagriha, Benares dan kota-kota
> suci lainnya di India. Penduduk yang tergolong sudra dan vaisya amat senang
> kepadanya. Oleh karena tidak mematuhi petunjuk agar tidak bergaul dengan
> orang sudra dan vaisya dan mengajarkan Veda kepada mereka, para brahmana dan
> ksatriya lalu memusuhinya.
>
> Disamping itu, Isa menolak banyak ayat Veda yang menjelaskan tentang Tuhan,
> makhluk hidup dan alam material. Dan ia sangat menentang pemujaan
> arca-vigraha Tuhan (yang dianggap berhala).
>
> Oleh karena kini para brahmana telah menganggap Isa merusak ajaran Veda,
> lalu mereka berencana membunuhnya. Seorang sudra memberitahu Isa tentang
> rencana mereka, dan Isa meninggalkan Jaggernaut di malam hari. Kemudian Isa
> tiba di Gautamida (=Kapilavastu), tempat kelahiran Buddha. Orang-orang
> dengan ramah menyambut kedatangannya disana.
>
> Di Gautamida Isa belajar bahasa Pali dan ajaran Buddha. Enam tahun kemudian
> Isa secara resmi diangggap guru kerohanian. Kemudian ia meninggalkan daerah
> Nepal dan Himalaya, terus pergi ke Rajputana, lalu ke-arah barat dan
> menyebarkan ajarannya kepada penduduk yang ditemuinya.
>
> Isa sampai di Persia dan penduduk setempat dengan ramah menyambutnya. Tetapi
> para pemuka agama setempat men-curigainya, sebab ia mengajarkan amanat
> rohani yang tidak cocok dengan ajaran Zoroaster. Mereka kemudian membawa Isa
> keluar tembok kota dan meninggalkannya sendirian di tempat sunyi agar
> dimangsa binatang buas. Tetapi Isa selamat melanjutkan perjalanannya ke arah
> barat dan akhirnya tiba di Palestina/Israel pada usia 29 tahun.
>
>
> Kitab Al Quran menyatakan bahwa Jesus tidak mati dipalang salib. Ia
> mengungsi dari Palestina setelah penyaliban, tidak pula naik ke langit
> melainkan pergi keluar negerinya sendiri karena diselamatkan Tuhan.
> Dikatakan, "Kami telah mengungsikan Jesus dan ibunya ke satu tempat yang
> tinggi (Al-Mukminum 23.50)". Menurut hadits Nabi, Jesus hidup selama 120
> tahun.
>
> Isa termasuk anggota paguyuban Essena di Jerusalem. Pada tahun 1873
> ditemukan satu naskah kuno yaitu surat yang ditulis oleh seorang anggota
> Essena kepada sahabatnya di Alexandria, Mesir. Naskah kuno ini diterbitkan
> dalam bahasa Inggris tahun 1907. Di dalam surat itu dinyatakan bahwa setelah
> disalib, Jesus tetap hidup.
>
> Tahun 1957 Kurt Berna, Sekretaris German Institute, menerbitkan buku "Yesus
> Nicht am Kreuz gestorben (Jesus tidak wafat di kayu salib)" berdasarkan
> hasil-hasil pemeriksaan seksama para pakar yang meneliti kain Kafan Turin
> yang dahulu dipakai membungkus tubuh Jesus setelah disalib. Lalu Panitia
> peneliti Kafan Turin yang dibentuk oleh Vatikan tahun 1969 mengumumkan hasil
> sama : Jesus tidak mati disalib.
>
> Didalam Bible sendiri dikatakan bahwa Jesus datang (ke Bhumi) guna mencari
> 12 domba (=suku) Israel yang sesat dan sebagian besar hidup di negeri bagian
> timur dunia.
>
> Kepada para muridnya, Jesus berkata, "Adalagi padaku domba lain yang bukan
> masuk kandang domba ini, maka sekalian itu juga wajib ku bawa dan
> domba-domba itu kelak mendengar suaraku, lalu menjadi sekawan dan gembalanya
> seorang saja (Yahya 10.16)". Ini berarti setelah selamat dari penyaliban,
> Jesus pergi ke negeri Timur untuk mencari suku-suku Israel yang hilang
> (tersesat) dan mengajarkan mereka amanat rohani yang dibawanya. Dan ternyata
> memang demikianlah kejadiannya.
>
> Pernyataan Al Quran bahwa Jesus dan ibunya Maria diungsikan oleh Tuhan ke
> tempat yang tinggi (AL Mukminum 23.50), berdasarkan bukti-bukti pisik yang
> ditemukan, jelas yang dimaksud "tempat tinggi" adalah daerah Kashmir di
> India. Sebab dikatakan lebih lanjut bahwa "tempat tinggi" itu aman, indah
> dan memiliki banyak mata air. Ini cocoksekali dengan suasana alam Kashmir
> yang bergunung-gunung dengan pemandangan damai nan indah dan mata air
> melimpah.
>
> Bahwa Jesus tinggal di Kashmir setelah selamat dari penyaliban, diungkapkan
> dalam Veda (Bhavisya-Purana) yaitu kisah pertemuannya dengan Raja
> Shalivahana (=Shalevahin), cucu Raja Vikramaditya, di daerah Huna (dekat
> kota Srinagar di Kashmir sekarang) yang menjadi wilayah Kerajaannya.
> Percakapan mereka adalah sebagai berikut; "ko bhavanithi tvam praha sakovaca
> madanvita isa putram ca mam vidhi kumari garbha sambhavam aham isa masiha
> nama, Sang Raja bertanya, "Bolehkah saya tahu siapa anda?" Dengan riang yang
> ditanya menjawab, "Ketahui lah saya adalah putra Tuhan yang lahir dari rahim
> wanita perawan dan saya dikenal dengan nama Isa Al Masih (Bhavisya-purana,
> Skanda III Bab 2 sloka 26-27)".
>
>
> Lebih lanjut Jesus menjelaskan tentang dirinya, "Wahai sang Raja, saya
> datang dari negeri jauh dimana kebenaran tidak bisa tinggal lama dan
> kejahatan sudah merajalela tanpa batas. Saya lahir di masyarakat Amalakit
> sebagai Al Masih. Karena saya lah orang-orang jahat dan ber dosa menderita,
> dan saya juga menderita ditangan mereka ( Bhavisya-purana, Skanda III, Bab
> 2, sloka 29-30)".
>
>
> Dikisahkan bahwa ketika Jesus kembali ke India (Kashmir sekarang), ia datang
> bersama ibunya Maria dan sejumlah pengikutnya. Penduduk setempat menyebut
> Jesus dengan nama Yuz Asaf, sebab ia akhli menyembuhkan orang-orang sakit
> (Yuz = pemimpin,akhli, Azaf = tersembuhkan). Jadi Yuz Asaf berarti pemimpin
> orang-orang yang telah disembuhkan.
>
> Dalam buku "Acts Of Thomas" diceritrakan tentang perjalanan Jesus beserta
> Thomas di Pakistan (yang pada waktu itu bernama Taxila) dan kunjungan mereka
> ke istana Raja Gandapura (=Gundafor) tahun 47 Masehi.
>
>
> Kira-kira 40 km selatan Srinagar terdapat dataran rendah nan luas yang
> disebut Yuz-marg, padang rumput Jesus. Disinilah beberapa suku Israel
> bermukim sekitar tahun 722 sebelum masehi. Mereka hidup sebagai
> gembala/peternak yang sampai saat ini menjadi mata pencaharian penduduk di
> daerah itu.
>
> Kira-kira 170 km barat kota Srinagar ada kota kecil bernama Mari. Di kota
> kecil ini terdapat makam ibunda Jesus, makam tua yang disebut "Mai Mari Da
> Asthan", peristirahatan terakhir bunda Maria.
>
> Di bagian wilayah tua pusat kota Srinagar yaitu Distrik Khanyar terdapat
> makam Jesus yang disebut "Rauza-bal" atau "Roza-bal", makam sang Nabi.
> Disini ada prasasti yang menyatakan bahwa Yuz Asaf (Isa atau Jesus) datang
> ke Kashmir puluhan abad silam dan mengabdikan diri pada pencarian kebenaran.
> Pada batu nisannya tercetak tanda salib, rosary dan dua telapak kakinya yang
> jelas-jelas menunjukkan bekas-bekas luka disalib.
>
> Makam Jesus (Roza-bal) ini di-bangun oleh muridnya yaitu Thomas sesuai
> perintah Jesus sebelum wafat. Dimakam ini jenasah Jesus dibaringkan dengan
> kedua kaki mengarah ke ke barat dan kepala mengarah ke timur sesuai dengan
> adat orang Yahudi.
>
> Thomas sendiri, sang murid, sesuai perintah Jesus, menyebarkan ajaran sang
> Nabi di India. Thomas membangun gereja di Malabar, India selatan dan terus
> ke Mylapur dekat Madras. Dan disini sampai sekarang ada bukit bernama bukit
> Thomas.
>
> Berkut adalah foto-foto Roza-bal, makam sang Nabi, Jesus.
>
>
> Kitab Persia kuno "Negaris Tam- i Kashmir" menceritrakan bahwa Raja
> Shalivahana (=Shalevahin) berkata kepada Jesus bahwa jikalau Jesus perlu
> wanita pendamping (istri) untuk merawat dirinya, beliau siap mencarikan. Dan
> Jesus setuju. Dikatakan bahwa Jesus kemudian menikah dengan Maria (Maria
> Magdalena?) dan darinya Jesus memiliki beberapa putra.
>
>
> Salah satu keturunan Jesus adalah Sahibzada Basharat Salim. Dia menyatakan
> dengan sangat hati-hati berdasarkan silsilah tertulis leluhurnya yang
> panjang bahwa Yuz Asaf (Isa atau Jesus) adalah leluhurnya. Salim berprofesi
> sebagai photographer.
>
> Gelar "Kristus" yang ditambahkan dibelakang nama Jesus diperoleh setelah ia
> datang dari India. Kata ini berasal dari kata "Krishna" yang diucapkan oleh
> orang-orang Benggali menjadi "Kristo", lalu berubah menjadi "Kristus".
>
> Penyair istana Raja Akbar menyebut Jesus sebagai "Aikinam i to Yuz O Kristo,
> anda yang di panggil dengan nama Yuz atau Kristo".
>
> Gereja berpegang teguh pada doktrin Paulus, "Jesus mati di salib, terus
> bangkit dan kemudian naik ke langit (sorga) dan duduk di sisi kanan Tuhan".
> Sementara itu, penyelidikan para sarjana terhadap "Kafan Turin" menyatakan
> bahwa Jesus tidak mati disalib. Menanggapi beda pendapat ini, pada tanggal
> 30 Juni 1960 Paus John XXII mengeluarkan maklumat berjudul "Keselamatan
> sempurna tubuh Jesus Kristus", bahwa keselamatan sempurna umat manusia
> adalah akibat langsung dari darah Jesus Kristus. Akibatnya, kematiannya
> dianggap tidak penting.
>
>
> Quoted from the Haladara Prabhu's Article
>
> Special Thanks for Kama Krishna Prabhu that provided materials for some
> article in this home page.
>
>
> Referensi:
>
> The Vedic Prophecy : A New Look Into The Future, by Stephen Knapp Published
> by The World Relief Network, Detroit Michigan USA 1998.
> Tahun-Tahun Jesus Yang Hilang, oleh Elizabeth Clare Prophet. Penerbit Bina
> Communio Jakarta 2003.
> Jesus Wafat Di Kashmir, oleh Andreas Faber Kaiser, Penerbit Darul Kutubil
> Islamiyah: Gerakan Akhmadiyah Indonesia, Jl. Kesehatan IX/12 Jakarta.
> Nafiri Maut Dari Lembah Qamran (Dead Sea Scrolls), oleh Saleh A Mahdi.
> Penerbit PT Arista Brahmatyasa 1992.
> Isa, Hidup Dan Ajaran Sang Masiha, oleh Anand Krishna, Penerbit PT Gramedia
> Pustaka Utama, Jakarta 2000.
> Nabi Adam Turun Di India, Oleh Faisal Saleh, Penerbit PT Arista Brahmatyasa
> 1992.
>
> --
> Salamun 'ala manittaba al Huda
>
>
>
> ARMANSYAH
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment