Tuesday, June 29, 2010

Re: Amien Ajak Ariel & Luna Masuk Muhammadiyah[Re: [Milis_Iqra] (PKS) mengundang Ariel dan Luna Maya – bergabung dengan partainya.]

Oh, Dunia Politik betapa kotor muatannya, giliran seorang ustadz kondang menikah lagi yang jelas-jelas hallalan thoyiban di bunuh karakternya, sementara yang sudah jelas berzina yang seharusnya dirajam malahan ditawari posisi yang enak?

"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk" (QS. 17 Al Israa -perjalanan malam hari- 32)

"Perempuan perempuan yang berzina dan laki laki yang berzina deralah masing masing seratus kali. Dan janganlah kamu belas kasihan kepada keduanya…." (QS. 24 An Nuur -cahaya- 2)

"Perempuan perempuan yang berzina dan laki laki yang berzina deralah masing masing seratus kali. Dan janganlah kamu belas kasihan kepada keduanya…." (QS. 24 An Nuur -cahaya- 2)

Laki laki yang berzina tidak nikah melainkan dengan perempuan yang berzina atau perempuan yang musyrik. Dan perempuan yang berzina tidak menikahinya melainkan laki laki yang berzina atau laki laki yang musyrik. Dan demikian diharamkan atas orang orang mukmin. (QS. 24 An Nuur-cahaya- 3)

"Dan orang orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri isteri mereka atau budak budak yang mereka miliki sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela" (QS. 23 Al Mukminun - orang yang beriman- 5,6)

"Dan orang orang yang memlihara kemaluannya kecuali terhadap isteri isteri mereka dan budak budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela" (QS. 70 Al Ma'ariij -tempat naik- 29-30)

" … Kawinilah wanita wanita yang kamu senangi, dua, tiga atau empat, jika kemudian kamu tidak dapat berlaku adil, maka kawinilah seorang saja, atau budak budak yang mereka miliki." (QS. 4 An Nisaa -wanita- 3)


Dan saya yakin bahwa baik di Muhammadiyah maupun di PKS lebih tahu dari pada saya dalam hal ayat-ayat tersebut diatas.

Semoga Allah memberi amounan kepada kita semua.




2010/6/30 Armansyah <armansyah.skom@gmail.com>
Amien Ajak Ariel & Luna Masuk Muhammadiyah

VIVAnews --Dua pekan belakangan, publik Indonesia riuh oleh beredarnya video sex yang diduga dibintangi oleh penyanyi kondang Ariel Peterpan, model terkenal Luna Maya dan presenter kondang Cut Tari.

Karena ketiganya begitu sohor,bicara tentang video sex itu bukan lagi sekedar bicara tentang Ariel, Luna dan Cut Tari, tapi juga bicara tentang puluhan bahkan ratusan ribu anak muda yang berbaris di belakang mereka sebagai pengemar.

Dan yang meruap adalah kecemasan. Banyak yang mencemaskan video sex itu akan mempengaruhi generasi muda. Sejumlah kasus pelecehan seksual, yang belakangan terjadi dan dilakukan anak-anak disebut-sebut pula lantaran di"inspirasi" video itu.Walau begitu banyak juga orang yang tidak sepakat dengan soal ini.

Tidak sedikit juga yang mengajak ketiga pesohor itu agar bertobat.  Mantan Ketua MPR, Amien Rais, misalnya, meminta ketiganya bertobat dan jika sudah bertobat, Amien menawarkan ketiganya masuk Muhamadyah.

"Kalau mereka mau bertobat, kami akan mempersilahkan masuk organisasi Muhammadiyah," kata Amien Rais di Yogyakarta, Selasa 29 Juni 2010.

Tetapi, lanjut Amien, ketiga artis tersebut harus bertaubat dengan sungguh-sungguh, dan tidak main-main. "Harus tobat, dan tentunya harus betul-betul serius," lanjut Amien.

Oraginasasi Muhammadiyah, lanjutnya, akan menunggu perkembangan ketiga artis itu. "Dan kalau memang sungguh-sungguh bisa diangkat menjadi kader Muhammadiyah beneran," ungkapnya sambil tertawa.

2010/6/30 Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id>
Celah

29/06/2010 - 11:18

HILMI Aminuddin, ketua Dewan Penasehat Partai Kesejahteraan Rakyat (PKS) yang sangat berpengaruh, secara mengejutkan mengundang Ariel dan Luna Maya – yang sedang terjerat kasus pornografi – bergabung dengan partainya.


PKS memang penuh kejutan belakangan ini. Dalam musyawarah nasional (munas) partai yang baru saja selesai diadakan di Ritz Carlton yang mewah, terjadi gebrakan yang membawa PKS ke posisi lebih netral. Partai ini mengembangkan basis pendukungnya di luar batas kaum Muslim konservatif.

PKS menyetujui penerimaan anggota non-Muslim. Di tengah masalah jalur Gaza yang dipenuhi sentimen, tindakan PKS mengundang Duta Besar Amerika, Cameron Hume, juga cukup mengherankan.

Banyak pengamat menganggap strategi PKS cuma sebagai taktik political marketing. Benar saja, kini segala ingar-bingar ini mulai memudar dan PKS tampak kehilangan momentumnya.

Dalam pemilu legislatif 2009, PKS hanya mengumpulkan 7,8% suara, jauh di bawah angka yang mereka targetkan, 20%.

Tapi, bila kita menengok sejenak ke PAS (Pan-Malaysian Islamic Party) di seberang Selat Malaka sana, kita akan menemukan hal yang cukup mirip dengan PKS.

Kebetulan, PAS juga baru saja menuntaskan pertemuan tahunannya. Dalam pertemuan itu, penerimaan anggota non-Muslim juga menjadi masalah cukup penting.

Saat ini PAS berada dalam koalisi oposisi dengan partai yang didominasi kaum sosialis dan non-Muslim, DAP (juga dengan PKR, partai Anwar Ibrahim). Aliansi ini telah mempercepat gerakan PAS memasuki arus utama kancah politik, dan kini PAS harus mengurusi dengan berbagai macam masalah nasional.

Menariknya, PAS (dengan basis ulamanya yang begitu kuat) telah menjadi lebih pluralistik dan akomodatif dibandingkan musuh utamanya, partai nasionalis UMNO yang sedang berkuasa.

Sebagai contoh, PAS telah menerima kata 'Allah' digunakan warga Malaysia non-muslim – sebuah masalah sensitif yang telah memicu serangkaian insiden pemboman gereja yang terjadi tahun ini.

Tetapi masih belum jelas apakah perubahan ke arah moderat ini cukup untuk membuat PAS lebih kuat? Kedua partai Islamis ini menghadapi tantangan serupa.

Namun begitu, posisi PAS sedikit lebih kuat dari PKS. Dalam Pemilu 2008, partai ulama ini, dengan basis rural-nya yang kuat, memenangkan suara ekstra 5%, sementara setahun kemudian, PKS hanya mampu mengantungi kenaikan 0,4% suara. Tentunya konservatisme Malaysia yang lebih besar sedikit banyak ada pengaruh di sini.

Rasanya adil juga bila dibilang para pengamat cukup dibuat terkesan dengan PAS dan PKS yang relatif lebih disiplin, apalagi dibandingkan dengan partai-partai arus utama yang rentan korupsi dan kolusi.

Walau begitu, reputasi bersih yang digembar-gemborkan ini mulai goyah ketika kenyataan saat memegang tampuk kekuasaan menuntut banyak kompromi sebagai konsekuensinya. Di Malaysia, persepsi baik tentang PAS dinodai oleh lamanya periode PAS memerintah negara bagian Kelantan yang terbelakang secara ekonomi.

Partai-partai Islamis juga menghadapi tantangan belajar satu suara. PAS perlu merekonsiliasi fraksi-fraksinya; terutama para ulama dan para "Erdogan" (teknokrat moderat), yang telah membantu memodernisasi partai.

Tugas PKS adalah mengontrol para pemimpin seperti Tifatul Sembiring, seorang menteri kabinet telah mengundang kritik atas sejumlah pernyataan publiknya.

Tapi tantangan terbesar bagi kedua partai ini adalah 'penghijauan' politik Indonesia. Intinya, berbagai masalah seputar kaum Muslim (serta pendukungnya) telah masuk ke arus utama. Semua partai besar – bahkan PDI-P yang sangat sekuler, sudah ikut mengurusi masalah dan perjuangan Islami, seperti sayap Islam dari partai Soekarno, Baitul Muslimin.

Terpilihnya Anas Urbaningrum sebagai ketua Partai Demokrat adalah titik tonggak yang sangat penting. Pertama, terpilihnya Anas telah meningkatkan kredensi Islamis dari partai SBY ini, karena dia mempunyai koneksi kuat dengan Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah, yang telah bertahun-tahun dibangunnya sejak menjadi aktivis di jaringan mahasiswa, HMI.

Kedua, sosok Anas juga mensinyalkan masuknya aktivis mahasiswa Islam ke dalam arus utama politik, sama seperti ketika Anwar Ibrahim dibawa ke dalam UMNO oleh Dr Mahathir pada 1980-an.

Tapi, bagi PAS dan PKS, ini berarti kebutuhan akan partai-partai yang benar-benar Islam untuk memperjuangkan masalah-masalah Islam menjadi semakin sedikit.

Hanya waktu yang akan menentukan apakah eksperimen sentris mereka ini akan berhasil. Tapi satu hal yang pasti, semua orang menyambut baik evolusi mereka ini, bahkan pun tanpa kehadiran selebriti di partai mereka.

Sebuah iklan TV yang menunjukkan para pekerja PKS menyemir Pancasila dan rencana pendukung PAS untuk berdemonstrasi menentang perjudian dengan memakai kaos sepakbola, menjadi contoh kesamaan strategi yang menarik dari kedua partai, dengan menggunakan budaya populer sebagai sarana untuk menyebarluaskan pesan-pesan mereka.

Mungkin kita sedang menyaksikan tibanya era Islam politis yang populis di kawasan kita. [mor]


sumber :inilah.com


--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
Salamun 'ala manittaba al Huda



ARMANSYAH

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment