On Thu, 2010-07-08 at 15:18 +0700, whe - en wrote:
Mas Rosyid,Rosyid :
tanggapan saya yach? :-)
1. Saya bingung kenapa syia'h harus mengeluarkan uang dengan imbalan mereka berganti memeluk syiah yang sebelumnya sunni, itu jika diklaim bahwa ajaran syiah dan sunni tidak berbeda.
kalau sama kenapa harus diiming imingi uang, dinikahkan dengan gadis mereka dsb.
Lha wong ga ada bedanya kan?
Bagaimana menurut mas Rosyid?
Kalau menurut saya, saya sedikti berbeda dalam memaknai email mbak. Saya tidak melihat ada pemaksaan disana, kalau menurut saya lebih kearah simpati. Kasus adalah seperti ini, ketika banyak terjadi bencana di Indonesia, mbak tahu partai dulu ada partai yang terdepan dalam hal bencana, dulu selalu terdepan dalam membantu korban bencana. Orang bisa melihat dari 2 sisi, pertama : wah ini pati untuk kepentingan kampanye, membantu dengan iming-iming memilih partai tersebut di pemilu berikutnya. Yang kedua adalah : ooo ternyata partai ini bagus ya, kepedualiannya terhadap rakyat tinggi, ssehingga orang akan tertarik untuk memilih partai tersebut.
Sama halnya deng email mbak wheen, orang bisa menanggapi dengan cara yang berbeda, pertama : ahh ini kok mau minta orang beragama syiha aja harus pake ini itu. Yang kedua, bisa jadi itu adalah program kekhlasan mereka untuk beramal dan akhirnya rakyat simpati dengan ajarannya dan memeluk syiah.
2. Pemilihan ikut aliran apapun akan menjadi tanggung jawab masing masing nanti diakherat. Jadi buat saya mas Rosyid, itu suatu ujian, sesuai dengan firman AllahRosyid :
QS Al ‘Ankabuut (29) : 2
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan : "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
dan jika mereka mengganti kepercayaan mereka, kalau sama ya tidak berganti to ya namanya, tapi kalau beda dan berganti demi uang, makanan, dsb, bergantinya dari jalan yang lurus ke jalan yang tidak lurus, ya seperti firman Allah:
QS Ali Imran (3) : 77
Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih.
Tapi kalau berganti dari jalan tidak lurus ke jalan yang lurus ya mas Rosyid pasti tahu kan pahalanya? :-)
Nah ini yang saya masih belum bisa menjudge apakah ajarannya lurus atau tidak lurus, karena kalau saya lihat masih banyak pertentangan dalam menanggapi masalah syiah ini. Saya tidak berani mengatakan syiah lurus atau sunni lurus, atau syiah nggak lurus atau sunni nggal lurus, karena yang saya tahu Islam, dan sama seperti dulu selama masih sama Islamnya : syahadatnya sama, nabi terakhirnya sama, rukun Islamnya sama, rukun imannya sama, saya tidak berani mengatakan itu sesat atau tidak lurus.
kalau menurut mas Rosyid bagaimana?
2010/7/7 Muhammad Amir Rosyidi <rosyid2007@gmail.com>
Mohon maaf sebelumnya mbak wheen, bolehkah saya tahu tanggapan dari mbak--
wheen atas artikel yang dikirim ini?
===============================================================
Iran Manfaatkan Kemiskinan Afrika Untuk Sebarkan Ajaran Syi'ah?
Senin, 05/07/2010 12:35 WIB
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/iran-manfaatkan-kemiskinan-afrika-untuk-sebarkan-ajaran-syi-ah.htm Syaikh Ahmad Abdul Qadir Ahmad - salah seorang ulama Al-Azhar yang bertugas di republik Kongo - menyatakan bahwa sejumlah kecil ulama Al-Azhar di negara Afrika melaporkan bahwa kaum Syi'ah Iran telah melakukan upaya penyebaran ajaran Syi'ah di wilayah miskin Afrika, seperti dilaporkan situs Mafkarah Islam.
Syaikh Ahmad menyatakan, sebagai contoh di negara Kongo di mana kaum
Syi'ah di negara ini mengekspoitasi kemiskinan rakyat dengan memberikan
bantuan makanan, minuman dan sejumlah uang untuk menarik masyarakat
Kongo yang muslim Sunni untuk menjadi pemeluk Syi'ah.
Ia juga memperingatkan bahwa praktek-praktek semacam ini semakin marak
dan tumbuh subur di negara-negara Afrika yang penduduknya dalam kondisi
miskin dan terbelakang. Dengan dalih memberikan bantuan dan pelayanan
kemanusiaan, organisasi-organisasi Syi'ah dengan bebas melakukan aksi
menyebarkan faham Syi'ah.
Ulama Al-Azhar ini telah pernah menyampaikan kepada kedutaan Iran bahwa
Kongo adalah tempat bgai umat Islam sunni. Dan ia juga menegaskan bahwa
dirinya dan ulama Al-Azhar lain yang ditugaskan di Kongo, berulang kali
telah dirayu oleh para ulama Syi'ah agar mau 'kooperatif' dengan mereka,
namun usaha mereka tersebut gagal.
Para ulama Syi'ah tersebut juga pernah menjanjikan akan memberikan gaji
bulanan sebesar 100 dolar untuk dua puluh siswa Kongo yang telah
menyelesaikan pelajaran Al-Qurannya di bawah bimbingan para ulama
Al-Azhar. Selain itu, para ulama Syi'ah juga menjanjikan kepada para
siswa akan memberikan beasiswa ke Iran serta dijanjikan akan dinikahkan
dengan wanita Iran.(fq/imo)
=====================================================================
On Wed, 2010-07-07 at 14:46 +0700, whe - en wrote:
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment