Wednesday, November 10, 2010

[Milis_Iqra] “Bagaimana Menyikapi Istri yang kurang bisa membangun komunikasi”

Ada artikel menarik untuk keluarga, any comment?

"Bagaimana Menyikapi Istri yang kurang bisa membangun komunikasi"
ketegori Muslim.
Judul Asli : Bagaimana menyikapi istri yang egois (menurut saya kurang
etis)

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Saya mau tanya, saya sudah menikah 5 thn yang lalu dikaruniai seorang
anak. Kami sama-sama bekerja, hanya saja pendapatan saya lebih kecil
dari istri saya. Sering istri saya meledek kalau pendapatan itu
kurang. Awalnya saya anggap itu gurauan saja namun lama-kelamaan hal
itu sering terlontar. Sebetulnya saya sudah berusaha untuk mendapatkan
penghasilan lebih, namun karena takut anak kami terlantar terpaksa
saya merelakan karir saya dengan pertimbangan demi menjaga
keharmonisan keluarga agar tidak saling mempertahan kan egonya masing-
masing. Satu persatu karir saya lepas dan tinggal satu sebagai
gantungan perolehan bulanan bagi saya. Tetapi hinaan itu kerap kali
terjadi, hingga suatu saat saya coba untk aksi diam sehari.

Aksi itu justru membuatnya marah dan mengungkit-ungkit apa yang telah
diperbuat. Astaghfirullah… salahkah aku… dengan sikap seperti itu.yang
ingin saya tanyakan bagaimana menyikapi kejadian yang telah
berlangsung ini agar keutuhan keluarga tetap terjaga.

Terima kasih. Jazza kumullah khairankatsira.

Wassalam,

AF

Jawaban

Assalammu'alaikum wr. wb.

Bapak AF yang penyabar,

Nampaknya bapak merasa kecewa atas sikap istri yang cenderung
membanggakn penghasilannya yang lebih besar dari bapak. Sebagai lelaki
mengetahui istri punya pendapatan lebih dari dirinya saja kadang dapat
menggores harga dirinya apalagi jika kenyataan tersebut sering
dilontarkan dan menjadi bahan ledekan. Rasanya bisa dibayangkan
perasan bapak yang mungkin jadi merasa diremehkan kemampuannya.

Nampaknya istri bapak dalam hal ini mempunyai masalah dalam
komunikasi. Ia tak dapat mengungkapkan gambaran perasannya dengan baik
sehingga yang keluar adalah bahasa sindiran atau ledekan. Dan
nampaknya bapakpun juga bermasalah pula dalam menanggapinya yang
responnya akhirnya hanya bersikap diam yang pastinya juga tidak dapat
menggambarkan secara jelas sikap bapak terhadap permaslahan ini.

Saran saya dalam hal ini sebaiknya bapak dan istri memang bersepakat
untuk melakukan prbaikan dalam berkomunikasi. Ketika seseorang tka
dapat mengkomunikasikan dengan baik perasaannya maka yang timbul
akhirnya adalah bahasa komunikasi menyimpang seperti sindiran,
ledekan, hinan, dll.

Mungkin sebenarnya istri bapak merasa cemas akan masa depan anaknya
atau merasakan stress atas naiknya harga-harga berbagai kebutuhan
keluarga. Namun karena tak tahu bagaimana mengungkapkannya maka
akhirnya ia menyindir bapak, yang dipikir akan membuat bapak
termotivasi untuk makin meningkatkan produktifitasnya.

Ajari istri untuk dapat mengungkapkan perasannya dengan kata-kata
seperti pak, saya merasa khawatir akan masa depan anak karena biaya
pendidikan semakin mahal… Rumusnya: Saya merasa.karena….. Selain itu
bapakpun dapat belajar untuk bersikap asertif juga ungkapkan diri dan
pendapat bapak, seperti ibu saya merasa tersinggung jika ibu terus
mnerus menyinggung masalah penghasilan

Berdiam diri hanya memberi pesan bias pak, orang lain tak dapat begitu
memahami arti dari sikap diam kita. Karenanya yang terbaik adalah
tetap ungkapkan perasaan kita, tentu dengan bahasa yang santun.

Wassalammu'alaikum wr.wb.

Rr. Anita w.

Sumber Bagaimana Menyikapi Istri yang Egois : http://assunnah.or.id

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment