SIFAT TAKKABUR DALAM KAJIAN ILMU PSIKOLOGI
A. Pendahuluan
Pada hakikatnya manusia diciptakan oleh Allah SWT di muka bumi ini
senantiasa dituntut untuk selalu mendayung akan budinya agar tercipta
ketentraman, kedamaian, kebahagiaan, dan kebaikan. Kebaikan adalah
salah satu sarana untuk melahirkan kebahagiaan, kebenaran, dan
keadilan hidup bermasyarakat dan beragama. Oleh kerena itu hal ini
akan berkembang dengan baik mana kala sebongkah daging yang berada
dalam diri manusia tidak di kotori dan dicemari oleh berbagai macam
penyakit yang biasanya disebut dengan penyakit hati.
Rasulullah bersabdah bahwa "dalam tubuh manusia itu ada segumpal
daging, apabila segumpal daging itu baik maka segala kebaikan akan
memancar dari dalam diri manusia tersebut. Akan tetapi apabila
segumpal daging itu telah rusak maka akan terlihat pula keburukan dari
dalam diri seseorang yang mana hal tersebut akan berimbas pada
kerusakan dalam berbagai benruk.
Sifat terpuji dan tercela yang tertanam dalam diri setiap insan selalu
berdampingan , yang akan selalu terlihat dalam perilaku sehari-hari.
Apabila prilaku seseorang mencerminkan kebaikan, maka terpujilah sifat
orang tersebut. Dan juga sebaliknya apabila dalam kehidupan sehari-
hari perilaku seseorang mencermikan keburukan, maka tercela lah sifat
orang tersebut, atau dengan kata lain prilaku tersebut menyebabkan
kerusakan dan kemudharatan dimana-mana,dan inilah yang dimnamakan
denga sifat tercela.
Sifat tercela, merupakan sifat yang sangat tidak sesuai dengan ajaran
islam karena dengan adanya sifat tercelah ini tidak hanya menyebabkan
adanya kerugian bagi orang yang mempunyai sifat tersebut, tetapi juga
bagi masyarakat yang lainnya karena menimbulkan ketidaknyamanan.
Selain itu dengan adanya sifat tercelah yang tergambar dalam penyakit
hati akan menciptakan permusuhan, pertikaian yang pada akhirnya akan
memecahkan persatuan, dan kesatuan umat, terutama antar sesama muslim.
Penyakit hati bukanlah suatu hal yang tidak dapat dihindari, penyakit
ini ada dalam diri kita sendiri, oleh karena itu agar dapat terhindar
dari penyakit ini kita harus berhati-hati dalam melangkah. Adapun
bentuk penyakit hati ini dapat berupa iri hati, dengki, hasud,
fitnah,buruk sangka, khianat, takkabur/sombong, dll. Sifat-sifat
tersebut merupakan bukanlah sifat yang tidak mungkin ada pada diri
kita, kita sebagai manusia sangatlah rentan untuk mempunyai sifat-
sifat terebut. Oleh karena itu kita sebagai manusia senantiasa harus
meminra perlindungan dari Allah dengan lebih mendekatkan diri kepada
Allah.
Karena iblis ada di sekitar kita, dan setiap saat dapat memupuk sifat
tercelah tersebut dalam diri kita. Dalam kajian kali ini, disini kami
akan membahas mengenai salah satu jenis penyakit hati yang saat ini
banyak dimiliki oleh manusia baik itu secara sadar atau tidak,
penyakit itu adalah sifat takkabur/sombong, tidak sedikit manusia di
dunia ini yeng memiliki sifat ini, akan tetapi secara sadar mereka
tidak menyadarinya. Sifat takkabur adalah sikap menolak kebenaran dan
melecehkan atau merendahkan orang lain, dan memandang dirinya sempurna
segala-galanya. Sombong adalah keadaan dimana seorang bangga dengan
dirinya sendiri.
Dalam kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk mengkaji lebih dalam
mengenai perihal sifat takkabur baik dengan menggunakan konsep ilmu
islam sendiri aaupun dengan menggunakan ilmu-ilmu psikologi.
B. Takkabur Dalam Pandangan Islam
Dalam ajaran islam sifat sombong/takkabur merupakan sifat yang sangat
dilarang karena sifat takkabur telah banyak mencelahkan mahluk ciptaan
Allah SWT. sebenarnya islam telah mengajarkan bahwa keadaan manusia
itu sama dimata Allah, dan yang membedakan hanya tingkat keimanan dan
ketakwaannya. Dari mahluk lainnya, Manusia diciptakan oleh Allah
sebagai mahluk yang n paling sempurna daripada mahluk yang lain,
manusia diciptakan dengan kesempurnaan akal dan pikiran. Akan tetapi
apabila dilihat dibandingkan antar sesama manusia, banyak sekali
manusia yang terlahir dengan mempunyai banyak kelebihan, baik itu
berupa ketrampilan ataupun yang lain. Meskipun demikian tidak sedikit
pula manusia yang dilahirkan dengan banyak membawa kekurangan,
misalkan kecacatan, kebodohan, dll. oleh karena itu berangkat dari
adanya kekurangan dan kelebihan dalam manusia itulah sehingga
menyebabkan adanya sifat sombong/takkabur diantar manusia itu sendiri.
Takkabur atau sombong adalah suatu sikap menolak kebenaran dan
melecehkan atau merendahkan orang lain, dan memandang dirinya sempurna
segala-galanya. Sombong adalah keadaan dimana seorang bangga dengan
dirinya sendiri.
Dalam islam sudah di jelaskan dengan tegas bahwa Allah SWT tidak
menyukai orang yang mempunyai sifat sombong, hal ini tertulis jelas
pada Qs Al-Nahal dimana dalam surat tersebut Allah mengatakan bahwa "
tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang
mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah
tidak menyukai orang-orang yang sombong" (dalam Martias). Sombong atau
takkabur adalah sifat yang sangat di dimurkai Oleh Allah SWT dan
rasulnya, karena dengan adanya kesombongan dapat menyebabkan adanya
perselisihan antar manusia yang tidak akan berujung dan dapat
menggiring manusia pada pintu kehancuran.
Baik secara sadar maupun tidak, kita sebagai manusia pastinya pernah
mempunyai sifat tersebut, akan tetapi sikap takabur atau sombong ini
bukanlah suatu yang tidak dapat di hindari, sifat sombong akan selalu
mendekati hati manusia, terutama pada saat manusia tersebut sedang
mendapatkan sebuah kemenangan atau dengan kata lain saat seorang dalam
keadaan mendapatkan suatu keberuntungan. Oleh karena itu, disini kita
sebagai seorang umat muslim sudah merupakan sebuah kewajiban untuk
menghindari sifat takkabur. Karena dengan adanya sifat sombong/
takkabur dalam hati seseorang maka sebenarnya dia telah mendapat
banyak kerugian.
Adapun kerugian dari mempunyai sifat takkabur antara lain :
1. Telah mengabaikan perintah Allah SWT
2. Menjadi penghuni neraka, Qs Az : zumar 72
3. Pintu hatinya terkunci dan tertutup
4. Kesombongan membawa kepada kehinaan baik didunia maupun di akhirat.
(dalam Yati : http://salam-online.web.id)
Takkabur atau sombong adalah salah satu sifat dari beberapa sifat yang
dimiliki oleh iblis, oleh karena itu apabila semakin dekat sifat ini
pada hati seorang manusia maka semakin dekat pula iblis dalam jiwa
manusia tersebut. Karena apabila sedikit saja terdapat sifat sombong
dalam hati manusia maka iblis akan terus memupuknya dan lama kelamaan
sifat tersebut akan semakin membesar dan pada akhirnya akan menguasai
jiwa manusia tersebut. oleh karena itu sebagai manusia kita diciptakan
sebagai mahluk lemah sehingga kita ditintut untuk berhati-hati dalam
melangkah sehinga terhindar dari sifat takkabur tersebut.
Rosulullah bersabda : sombong itu adalah menolak kebenaran dan
merendahkan sesama manusia (dalam HR Muslim : www.google.com), hal ini
dapat diartikan bahwa sifat sombong merupakan sifat dimana seseorang
merasa dirinya adalah mahluk yang paling benar dan bisa melakukan
semua tindakan tanpa memperhatikan orang disekitarnya atau acuh-tak
acuh pada orang berada disekitarnya dan merasa superior/merasa paling
unggul dari orang lain. Atau dengan kata lain adanya rasa kebanggaan
pada dirinya dan memandang diri sendiri sebagai sosok yang sempurna.
C. Takkabur Dalam Kajian Psikologi
Dari penjelasan mengenai takkabur/sombong dalam pandangan islam yang
diuraikan diatas, maka disini saya akan mencoba untuk mengkaji hal
tersebut dengan menggunakan konsep-konsep psikkologi modern. Dalam
pandangan islam dikatakan bahwa sifat takkabur adalah sifat dimana
seseorang merasa bangga terhadap dirinya sendiri dan merasa paling
sempurna sehingga mempunyai kecenderunagan untuk menolak dan
melecehkan orang lain.
Sedangkan dalam konsep psikologi dengan adanya kecenderungan seseorang
untuk merasa bangga terhadap dirinya sendiri dan merasa paling
sempurna merupakan indikasi adanya gangguan dalam sistem kepribadian
orang tersebut, yang mana gangguan tersebut dalam psikologi
menyebutnya dengan istilah Narsisme. Narsisme adalah sebuah pola sifat
dan perilaku yang dipenuhi obsesi dan hasrat pada diri sendiri untuk
mengabaikan orang lain, egois, serta tidak memperdulikan orang lain
dalam memenuhi kepuasan, dominasi, dan ambisinya sendiri. Dalam kajian
Psikologi dikenal istilah Narcissistic Personality Disorder (NPD).
dijelaskan bahwa orang-orang yang tergolong narsistik ini antara lain
tipenya adalah: arogan, sombong, congkak, self-centered, manipulatif,
angkuh atau tinggi hati, mudah tersinggung, kurang empati,
mengharapkan perlakuan yg tak rasional, haus pujian.
Orang yang tergolong narsistik itu membayangkan dirinya sebagai
superior atau di atas dari orang lain dan sehingga mereka bersikukuh
untuk merefleksikan gaya hidup sukses secara berlebihan. Di samping
itu, mereka juga haus pujian dan perhatian untuk memperkuat harga-
dirinya. Akibatnya, orang narsistik model ini sangat sensitif terhadap
berbagai macam kritik. Bahkan kerapkali dianggapnya kritik itu sebagai
upaya untuk menjatuhkan atau menyerang.
Perasaan seperti itu harus dibedakan dengan rasa percaya diri. Orang
yang memiliki percaya diri mengetahui kualitas diri sendiri, tapi
tidak tergantung pada pujian orang lain untuk merasa nyaman, serta
lebih terbuka terhadap kritik dan saran. Narsis sebaliknya, mereka
butuh dukungan dan perhatian serta pengakuan dari orang lain untuk
menjaga self-esteem.
Jadi jelas bahwa narsis sudah tergolong ke dalam gangguan kepribadian
yg perlu dijahui, sedangkan percaya diri adalah sikap yang penting
untuk dimiliki. seorang yang narsis biasanya akan sangat sulit untuk
beraktivitas. Bahkan, perkembangan sosialnya juga akan terganggu
karena dia tidak akan dapat bersosialisasi, sehingga, ia akan selalu
terhambat dengan dirinya sendiri.
Adapun faktor-faktor yang menyebabkan narsisme yang diungkapkan oleh
Mitchell JJ dalam bukunya The Natural Limitations of Youth, antara
lain ada lima penyebab kemunculan narsis pada remaja, yaitu :
1. Adanya kecenderungan mengharapkan perlakuan khusus
2. Kurang bisa berempati sama orang lain
3. Kurang bisa memberikan kasih sayang
4. Belum punya kontrol moral yang kuat, dan
5. Kurang rasional
Kedua aspek terakhir inilah yang paling kuat memicu narsisme yang
berefek gawat. Sedangkan kepribadian narsisme dapat dicirikan
sebagai :
1. merasa lebih penting dan besar dibanding orang lain. Contohnya, dia
merasa paling hebat dalam hal prestasi, bakat, dan karier
2. Punya fantasi untuk mencapai sukses dan kekuasaan yang sangat
tinggi. Walaupun hal itu mustahil untuk bisa dicapai.
3. Merasa dirinya begitu unik dan beda dengan yang lainnya. Dia akan
merasa lebih tinggi statusnya serta lebih cantik atau ganteng
dibanding orang lain.
4. Selalu merasa butuh pengakuan yang berlebihan dari orang lain.
5. Berharap untuk diperlakukan secara istimewa oleh orang lain, meski
dirinya sebenarnya tak istimewa.
6. Cenderung manipulatif dan selalu mengeksploitasi orang lain untuk
kepentingan dirinya.
7. Tidak bisa berempati pada orang lain.
8. Selalu arogan
D. Pembahasan
Dari uraian diatas, telah di jelaskah mengenai sifat takkabur/sombong
baik dari konsep islam dan ilmu psikologi. Dimana dalam islam
memandang sifat takkabur adalah sifat yang tercela dan di benci oleh
Allah SWT. Karena sifat tersebut adalah salah satu sifat yang dimiliki
oleh iblis, iblis akan memupuk sifat ini dalam hati seseorang jika
orang terseut mempunyai kelemahan hati. sifat ini adalah sifat yang
sangat merugikan baik bagi syang mempunyai sifat itu ataupin bagi yang
lain karena dengan adanya sifat tersebut dapat menyebabkan perpecahan,
dengan adanya sifat ini baik antara manusia yang satu dengan yang lain
akan saling merendahkan/meremehkan dan pada akhirnya akan berujung
pada perpecahan.
Sedangkan dalam konsep psikologi, penyakit hati yang berbentuk
takkabur ini dapat di katakan sebagai salah satu jenis gangguan
kepribadian yang biasa disebut dengan istilah Narsisme, Narsisme
adalah sebuah pola sifat dan perilaku yang dipenuhi obsesi dan hasrat
pada diri sendiri untuk mengabaikan orang lain, egois, serta tidak
memperdulikan orang lain dalam memenuhi kepuasan, dominasi, dan
ambisinya sendiri. Dalam kajian Psikologi dikenal istilah Narcissistic
Personality Disorder (NPD). dijelaskan bahwa orang-orang yang
tergolong narsistik ini antara lain tipenya adalah: arogan, sombong,
congkak, self-centered, manipulatif, angkuh atau tinggi hati, mudah
tersinggung, kurang empati, mengharapkan perlakuan yg tak rasional,
haus pujian. Gangguan ini dapat di sebabkan karena Adanya
kecenderungan mengharapkan perlakuan khusus, kurang bisa berempati
sama orang lain, Memberikan kasih sayang, Belum punya kontrol moral
yang kuat, dan Kurang rasional.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa baik dalam konsep islam
maupun psikologi dalam memandang sifat takkabur tidaklah bertentangan.
Karena dalam pandangan islam yang mengatakan bahwa sifat takkabur
merupakan sifat iblis yang dipupukkan dalam hati seseorang, dalam
kajian psikologi dapat di katakan bahwa yang dimaksud dengan sifat
iblis ini adalah energi-energi negatif yang berada dalam diri
seseorang, yang mana orang tersebut gagal dalam mengolah energi
negatif tersebut untuk menjadi energi yang positif, sehingga muncul
beberapa sifat yang dapat dikatakan kurang baik seperti : arogan,
sombong, congkak, self-centered, manipulatif, angkuh atau tinggi hati,
mudah tersinggung, kurang empati, mengharapkan perlakuan yg tak
rasional, haus pujian dll. Dan dalam psikologi sendiri mengatakan
bahwa orang yang mempunyai sifat-siat tersebut dia anggap mengalami
gangguan dalam kepribadiannya. Dan dalam istilah psikologi disebut
dengan gangguan NARSISME.
Daftar Pustaka
Fitri. 2009. Faktor penyebab narsistik. e-psikologi.com, Republika dan
berbagai sumber
Oyonk Martias.2009. Laknat Allah. www.oyonk.com.
Aryati Yati.2008. jauhi sifat angkuh dan sombong.http;//salam-
online.web.id
Iwansulis.2009. ciri-ciri orang munafiq.google.com
Kebenaran mengenai narsisme. http://penypence
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment