Tuesday, November 9, 2010

Re: [Milis_Iqra] Mediasi untuk Mbak Whe-En dan Pak Andri.,

Wa'alikum salam warahmatullaahi wabarakatuuh,

Terima kasih mas Armansyah atas kesediaan mas untuk me-mediasi masalah yang sebetulnya tidak perlu mediasi, dan pada postingan dengan mas Heriyadi, saya karena Allah sudah menyatakan masalah ini tidak perlu diperpanjang lagi, untuk itu maka tidak mungkin saya untuk mencabut pernyataan saya, jadi kepada mas Armansyah disampig saya mengucapkan terima kasih, saya juga menyatakan karena Allah masalah ini tidak perlu diperpanjang atau dibuka kembali.

Demikian mas Armansyah, dan semoga Milis ini menjadi normal seperti sedia kala.

Wasalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuuh.

2010/11/10 Armansyah <armansyah.skom@gmail.com>
Assalamu'alaykum Wr. Wb.,

Pak Andri yang saya hormati dan muliakan.,
Mbak Whe-En yang saya hormati dan kasihi.

Saya sebenarnya tidak terlalu jelas permasalahan yang ada antara bapak dan mbak Whe-En itu mengenai apa persisnya karena memang beberapa waktu terakhir ini saya bisa dikatakan tidak benar-benar fokus pada diskusi dimilis dan saya minta maaf untuk itu. Saya mencoba mentrace akar masalah ini ada dimana namun saya kesulitan karena memang email yang masuk terhadap beberapa topik perdiskusian ternyata banyak sekali, mulai dari yang bersifat celetukan, tanggapan, tanggapan diatas tanggapan, artikel dan lain sebagainya. 

Jadi agar masalah ini tidak berkembang menjadi preseden yang kurang baik antara Mbak Whe-En dan Pak Andri, maka jika berkenan saya akan memediasi masalah ini dan kita coba untuk islah sehingga kesalah pahaman yang ada bisa mencair. Saya angkat saja langsung kemilis secara terbuka karena memang ini sudah diketahui oleh publik disini. 

Dan saya mohon untuk member lain, untuk tidak menjadikan ini polemik yang berkepanjangan dan hanya akan membuat suhu semakin tidak kondusif. Oleh karena itu maka saya persilahkan dulu pak Andri untuk mencoba menyampaikan dulu akar permasalahannya apa baru  kemudian saya InsyaAllah akan mencoba dengan semua hormat meminta klarifikasi dari Mbak Whe-En.

Ada satu pesan dari Imam Ali bin Abi Thalib yang sangat bagus menurut saya, beliau berkata : Kesabaran itu sesungguhnya ada dua macam yaitu sabar atas sesuatu yang tidak kita ingini dan sabar menahan diri dari sesuatu yang sangat kita ingini,  apabila sesuatu yang kita senangi tidak terjadi, maka senangilah apa yang terjadi.

Mari kita mencoba belajar untuk berbesar jiwa atas apapun yang terjadi kepada kita ... dari semuanya kita bisa belajar menjadi lebih baik dan bijak InsyaAllah.

2010/11/9 andri subandrio <subandrio.andri@gmail.com>
Intinya betul mbak Sugiarti, dan terima kasih mbak atas masukannya, Tapi saya perlu jawaban tegas dari yang bersangkutan dan ternyata belum dijawab hingga sekarang, saya tidak mengemis jawaban, tapi saya minta pertanggung jawaban, sifat seorang muslim bila berbuat harus berani bertanggung jawab, apakah sulitnya untuk menyatakan iya atau tidak?

Dan dalam aturan milis inipun tidak ada satu pasal yang melarang anggota untuk mengejar jawaban atas suatu pertanyaan, dan kalau pertanyaan saya ini menjadikan miliser yang lain merasa tidak nyaman saya mohon maaf, tapi apakah harus saya yang harus dijadikan alasan ketidak nyamanan, bukankah saya hanya perlu jawaban, kenapa tidak ada satupun yang mencoba untuk membuat pihak yang ditanya mengeluarkan jawaban.

Apakah karena  hanya pertanyaan seorang tua yang tak perlu dijawab dan nantinya akan capek dengan sendirinya?, kemudian dengan mengabaikan pertanyaan terus mengajarkan tabayun kepada orang lain?, itu yang perlu saya luruskan bukankah Allah berfirman: Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. [Ash Shaf : 2-3]

Dengan saya mengejar jawaban, bukankah saya sedang berusaha menghidarkan ybs dari kebencian Allah sesuai dengan Firman tersebut diatas, apakah saya keliru kalau ingin menyelamatkan sesorang dari kebenciaan Allah?

Jawaban bukan penting atau tidak penting tetapi memberi tahu orang untuk bertanggung
jawab atas apa yang telah dilakukan adalah merupakan hal penting dan bagian dari saling
menasehati, sesuai dengan firman Allah dalam surat Wal Asyr.

Namun yang saya menjadi tidak mengerti, kenapa menjadi saya yang ditanya apakah
jawabannya penting atau tidak penting, kenapa bukan Mbak Whe en yang ditanya apakah
menjawab pertanyaan P Andri Bukan hal yang penting?

Saya memang orang tua dan berapa kali sudah saya katakan bahwa ilmu dan hal lain,
miliser jauh lebih pandai dari saya, hal yang saya miliki yang tidak bisa disaingi oleh miliser
lainnya adalah saya berpengalaman menjadi muda sedangkan miliser yang lain belum punya
pengalaman menjadi tua, itu saja.

Dan saya memang bukan siapa-siapa, oleh karena itu jawaban dari sesiapa menjadi penting
bagi saya untuk mengisi kebukan siapaan saya untuk menjadi sesiapa.

Disamping itu dalam mengejar jawaban ini sayapun masih selalu menjaga tata kerama serta
sopan santun baik dalam bersikap maupun dalam bertutur kata, serta tetap menjaga etika
dan tidak kelura dari koridor Quran dan Sunnah, mohon dikoreksi bila keliru.

However, saya berterima kasih kepada mbak Sugiarti yang telah ikut memberi masukan
berharga kepada saya, semoga Allah membalas budi baik mbak, dan semoga intensitas saya
dalam mengejar sesuatu menjadi semangat mbak buat meraih hal yang lebih positif demi
mengubah generasi ke depan untuk menjadi generasi yang bertanggung jawab yakni generasi
yang berani mengakui kesalahan/kekeliruan kalau memang itu keliru
dan juga berani mengatakan kebenaran kalau itu benar.

Sekali lagi saya memang bukan siapa-siapa maka jawaban atas satu hal menjadi
sangat penting buat saya untuk mengisi kebukan sesiapan saya agar saya dapat menjadi
sesiapa.


2010/11/9 sugi arti <bunda.sugi@gmail.com>

Mohon maaf jika saya (warga baru milis iqra)ikut berkomentar,

Pak Andri yang saya hormati, saya lihat pak Andri sudah menuliskan sebagai berikut

Padahal jawabannya sederhana yakni "ya" dan "tidak" dan masalah saya anggap selesai, seandainya ya, krn Allah sy membuka pintu maaf meski belum diminta, seandainya tidak krn Allah pula sy memohon maaf atas ketidak nyamanan pertanyaan ini, namun sy sdh memperoleh gambaran jelas mengenai permasalahnnya

menurut saya jika bapak sudah menuturkan hal diatas apakah menjadi sangat penting sekali ya untuk mengetahui jawaban dari Mba Wheen (betul ga penulisan namanya), apalagi jika di trace postingan asal dari pertanyaan pak Andri itu ya memang jelas berasal dari Mba Wheen. kan berarti jawabannya 'ya' dan kalau ya menurut pak Andri krn Allah sy membuka pintu maaf meski belum diminta. terus apalagi yang dikejar ya pak...mohon maaf saya tidak pandai dalam agama ini.. dan juga saya tidak paham tentang niat baik pak Andri yang terus meminta konfirmasi...
kan mungkin saja mba Wheen punya alasan baik kenapa tidak menjawab saat-saat  ini...Wallahu 'Alam


sekali lagi mohon maaf ya Pak...

buat mba Wheen...jawab ajalah mba...hehehe




Pada 9 November 2010 17.15, andri subandrio <subandrio.andri@gmail.com> menulis:

Assalamua'alaikum,

Apakah mbak Whe en sendiri sudah tabayun atau hanya menganjurkan orang lain untuk tabayun?

Kalau sudah tabayun hasil tabayun itu apa, apakah dengan tidak menjawab pertanyaan saya itu cermin dari tabayun?, apakah tidak membaca perintah Allah:
Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, 
sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal
kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir?
 [Al Baqarah : 44]

Terima kasih

Wasalamu'alaikum




2010/11/9 whe - en <whe.en9999@gmail.com>

Dear All,
saya ambil dari milis sebelah,
semoga bermanfaat bagi yang ingin tabbayun

---------- Forwarded message ----------
From: Nugroho Laison <nugon19@yahoo.com>
Mohon maaf mengganggu, mohon izinnya...



Karena bencana Merapi ini...mau tidak mau nama Mbah Marijan pun dibicarakan...walau orangnya telah meninggal dunia.

Banyak ucapan, dari yg positif, hingga negatif...seolah berlomba memberi justifikasi dan penghakiman kpd Mbah Marijan.

Seperti...

Seberapa kental Mbah Marijan dgn nuansa kejawen-nya?
Kenapa Mbah Marijan mau menerima tawaran iklan salah satu minuman berenergi?
Apa benar Mbah Marijan nyeker (jalan kaki tanpa alas kaki), semua pada ikut nyeker?
Apakah Mbah Marijan sholat?
Apakah Mbah Marijan muslim atau bukan?

Bila ingin tabayyun (cross-check) dan melihat sisi lain dari Mbah Marijan, ikuti wawancara Tarbawi dengan salah seorang putri dari Mbah Marijan pd edisi terkini.

Insya Allah, prasangka yang ada, terutama yang negatif, bisa terkurangi...terlepas dari kekurangan yg dimiliki oleh Mbah Marijan.



Wassalam,




Nugon

Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!

http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/
http://nugon19.multiply.com/journal


__,_._,___



--
~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
Salamun 'ala manittaba al Huda



ARMANSYAH

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment