Friday, January 21, 2011

Re: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah

Yang dipertentangkan sebetulnya yang mana, bersabar atas sakit yang
menjadi salah satu sarana untuk menghapus sebagian dosa atau kata
mudah-mudahan di ayat taubat tadi?

Sudah jamak dalam bahasa kalau ungkapan memastikan dalam al quran dan
hadits, maka artinya di sisi manusia adalah mudah-mudahan karena
manusia tidak bisa memastikan upayanya itu sudah memenuhi syarat atau
tidak, tapi di sisi Allah adalah kepastian bahwa janji Allah itu pasti
dipenuhi oleh Allah. Jadi hadits tadi, dan dibanyak ayat al quran
maupun hadits, redaksi pasti itu berarti adalah mudah-mudahan dari
sisi hasil tapi pasti dari sisi janji Allah, karena bertujuan untuk
memotivasi. Jadi tidak ada bedanya dengan ayat taubat tadi.

Kalau ayat taubat tadi menunjukkan sarana penghapusan dosa adalah
dengan bertaubat maka tidak ada halangan bagi Allah dan Rasul-Nya
untuk menunjukkan sarana yang lain. Rukun taubat sendiri adalah
menyesal, meminta ampun dan berbuat baik setelahnya, sedangkan
bersabar dari musibah termasuk perbuatan baik. Selain itu sesuai
dengan kaidah proporsionalitas, dosa yang diampuni karena manusia
bersabar terhadap musibah yang dideritanya adalah sebagian dosa, dosa
kecil yang kadarnya setara dengan kadar kesabarannya. Ada dosa yang
hanya bisa dihapus dengan taubat yang benar-benar diniatkan/ditujukan
untuk membersihkan dosa tadi, misalnya dosa besar dan dosa syirik.
Sedangkan dosa-dosa kecil lain, yang sangat banyak, yang manusia tidak
bisa menghitungnya, tidak bisa mengingatnya, ada banyak sarana yang
tidak langsung, misalnmya dengan bersabar tadi, sebagai ilustrasi
kalau kita bersabar karena jatuh dari motor, jika Allah berkehendak,
dosa kita karena melihat lawan jenis dengan kecenderungan nafsu di
jalan bisa dihapuskan, meskipun kita tidak mengatakan dalam hati "Ya
Allah aku bersabar agar Engkau menghapus dosaku tadi melihat lawan
jenis tadi." Jika hanya dengan taubat langsung bolehnya untuk
menghapus semua dosa, kasihanlah manusia karena tidak semua dosa bisa
kita ingat.

Al Quran menyebutkan bersabar pada musibah berhubungan erat dengan
pemaafan dari Allah subahanahu wa ta`ala

"Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan oleh
perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari
kesalahan-kesalahanmu)." (QS.Asy-Syura:30)

Al Quran menyebutkan pemaafan dari Allah karena bertaubat dengan redaksi pasti,

"Dan barang siapa yang melakukan dosa-dosa itu niscaya dia akan
menemui pembalasannya. Akan dilipatgandakan siksa mereka pada hari
kiamat dan mereka akan kekal di dalamnya dalam keadaan terhina.
Kecuali orang-orang yang bertaubat dan beriman serta beramal saleh
maka mereka itulah orang-orang yang digantikan oleh Allah
keburukan-keburukan mereka menjadi berbagai kebaikan. Dan Allah maha
pengampun lagi maha penyayang." (QS. Al Furqaan: 68-70)

Kecuali orang-orang yang bertaubat di antara mereka, dan beriman serta
beramal saleh maka mereka itulah orang-orang yang akan masuk ke dalam
surga dan mereka tidaklah dianiaya barang sedikit pun." (QS. Maryam:
60)

"Dan barang siapa yang bertaubat dan beramal saleh maka sesungguhnya
Allah akan menerima taubatnya." (QS. Al Furqaan: 71)

Sebelum mengklaim hadits bertentangan dengan al Quran, periksa dahulu,
jangan-jangan pertentangannya hanya ada dalam pikiran kita, dengan
pikiran kita yang memastikan pemahaman kita sendiri terhadap ayat al
Quran bukan dengan Al Quran itu sendiri.

Misalnya: kata fulan: tidak nyambung, ini kata fulan, bukan kata al
Quran dan hadits. Kata fulan A pun belum tentu kata fulan B, misalnya
saya, menurut saya nyambung sekali kalau orang bersabar dari musibah
termasuk sakit itu dapat ganjaran dari Allah, diantaranya ganjaran
penghapusan sebagian dosa. Sangat nyambung, karena Allah swt Maha
Pemurah dan Maha Berkehendak, bukan tuhan yang itung-itungan pake
logika.

Mudah-mudahan Allah memberi petunjuk kepada kita semua, kepada kita
yang mau tulus pasrah kepada kebenaran denagn hati yang bersih dari
penyakit syahwat dan syubhat.

On 1/21/11, awungb@gmail.com <awungb@gmail.com> wrote:
> Sekarang ambil contoh: seseorang terkapar di rumah sakit karena sakit
> jantung, dia bersabar dengan berupaya memperoleh kesembuhan melalui dokter.
> Dimana hubungannya dengan penghapusan dosa? Terus dosa yang mana yg dihapus.
>
> Kalau dia melakukan perbuatan yang dikategorikan dosa oleh Allah kemudian
> dia bertobat kelihatan upayanya untuk menghapuskan dosa tsb.
>
> Jadi kalau sakit diartikan penghapusan dosa ya gak nyambung.
>
> Salam,
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
> Sender: milis_iqra@googlegroups.com
> Date: Fri, 21 Jan 2011 15:26:40
> To: <milis_iqra@googlegroups.com>
> Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
> Subject: RE: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah
>
> (awung)
>
> Wajarnya orang yg bersabar karena penyakit effort nya adalah berupaya untuk
> sembuh
>
> (Dani) bukannya kata "berupaya" adalah usaha. Coba antum maknai ayat ini
> "Adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada
> dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan
> (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. (al Qori'ah : 6
> - 9)
>
> (awung)
> sedangkan orang bertobat effoirt nya berupaya memperoleh ampunan ... Beda
> konteks.
>
> (Dani) sekarang saya bertanya "Kriteria dosa" bisa disebutkan sama Mas Awung
> ? Dari situ kita akan jabarkan mana dosa-dosa yang bisa dilakukan dengan
> taubat nashuha dan mana dosa yang bisa hilang karena kesabaran....
>
> Kenapa al qur'an menggunakan lafazh "taubatan nasuha" bukan yang lainnya...
>
> Saya persilahkan?
>
> Dani Permana
> Sent from my Windows Mobile® phone.

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment