2011/1/29 <whe.en9999@gmail.com>
Kan bukan mas Arman saja hehheh,
Kalau mas Arman saya tahu, hanya percaya hadits yang mendukung pendapatnya mas Arman :-)
[Arman] : Salah Mbak, semua hadis-hadis yang sudah pernah saya ungkapkan kontroversi dan kontradiksinya beberapa waktu (tahun) yang lalu semua tidak hanya berkorelasi dengan pendapat saya semata tetapi terhadap hadis-hadis itu sendiri satu sama lain dan terhadap al-Qur'an secara khususnya lagi. Jadi disini sama sekali tidak ada kaitannya secara langsung dengan pendapat siapa yang dianggap membenarkan sesuatu dan siapa yang menyalahkannya. Masih ingat ketika dulu saya kupas habis-habisan tentang hadis-hadis Israk Mikraj bukan ? Semuanya saya bawa keranah ilmiah dengan bersumber pada keotentikan hadis-hadis itu sendiri dari sisi sanad maupun pensyarahnya, namun tidak ada yang bisa memberikan expalanation tentang kontradiksi-kontradiksi tersebut sampai hari ini.
Bahkan dalam topik pembahasan mengenai hadis-hadis seputar Turunnya Isa al-Masih, mas Dani pernah membenarkan ketidak akuratannya secara terbuka dimilis ini. Silahkan buka topik-topik diskas saya yang lama seputar otentisitas hadis-hadis dengan sejumlah orang. Beberapa sempat saya arsipkan diblog saya http://arsiparmansyah.wordpress.com
Jika Mbak Wn tertarik, saya siap mendiskaskannya ulang sama mbak, tapi semua harus fokus dan obyektif, no emotion and no hurt feeling each others.
[Wn] :
Jelas ada kaitannya.
Kan produk Rasulullah itu assunnah mas termasuk hadits, yang menjelaskan Al Qur'an,
Al Qur'an dalam surat An Nahl 44 menyebutkan Rasul yang menjelaskan Al Qur'an, penjelasannya ada dalam hadits yang tidak dipercaya mas Arman dan orang2 yang tidak percaya hadits.
[Arman] :
Masih ingat kata-kata pak Andri yang saya benarkan Mbak Wn ?
Ini saya tuliskan ulang :
---------- Forwarded message ----------From: andri subandrio <subandrio.andri@gmail.com>Date: 2011/1/29Subject: Re: [Milis_Iqra]Bahwa banyak kalangan yang keliru menfsirkan pendapat kita yang mengatakan : bahwa kita tidak percaya kalau Rasul mengatakan sesuatu yang bertentangan satu sama lain, kalangan tersebut terbalik menasirkan kalau kita tidak percaya dengan hadist rasul, jadi pemahaman bahasa seseorang memang berbeda dengan pemahaman bahasa orang lain meski sama-sama menggunakan bahasa Indonesia, apalagi bahasa Araab yang diterjemahkan akan lebih berbeda lagi.Perkataan "Tidak percaya kalau Rasul berkata demikian," berbeda dengan: "tidak percaya dengan perkataan Rasul" itulah intinya bagi orang yang mau berpikir. Jadi dalam hal hadits, kalau kita tidak mempercayai Perawi, bukan berarti tidak mempercayai Rasul.
Nah the point are, ketika kita menemukan hadis-hadis bermasalah secara matn dan itu diabsahkan secara sanad oleh para sejumlah ulama sekelas Bukhari-Muslim dan kawan-kawannya juga disyarah oleh individu shaleh sekelas Al-Bani sebagai misal, umumnya kita akan menyebut bahwa semua pasti merupakan sabda Rasulullah dan wajib hukumnya untuk percaya.
Tetapi bagaimana mungkin informasi yang diucapkan oleh Rasulullah ternyata tidak hanya berbeda-beda secara redaksional (matn) namun juga berbeda dengan hal contents, sebagai contoh dihadis a Rasul dinisbatkan berkata 1 lalu dihadist b Rasul dinisbatkan berkata 5, padahal ceritanya sama dan obyek pembicaraan sama, waktu, kronologis dan lain-lainnya yang menjadi latar belakang juga sama ? Secara ilmu, jelas salah satu diantaranya pasti benar atau semuanya salah. Tidak mungkin semuanya benar dan bisa dibenarkan.
Saya tidak takut dengan kata-kata ancaman ingkar sunnah atau tidak percaya Rasul, sebab that is not what I mean, saya tidak membahas Rasulnya tetapi saya membahas possibility otentisitas hadis yang dinisbatkan pada Rasul itu sendiri, makanya saya bilang pada email yang lalu bahwa semua ayat yang Mbak Wn hadapkan kesaya sama sekali tidak berhubungan. Mbak tidak menangkap point saya.
--
Salamun 'ala manittaba al Huda
ARMANSYAH
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment