Sunday, January 30, 2011

Re: [Milis_Iqra]

ga dibaca ya mas farhan?
ini saya quote lagi

1). Al-Ahzab : 36

"Artinya : Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata".

 

2). Al-Hujuraat : 1

"Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".

 

3). Ali 'Imran : 32

Artinya : Katakanlah : 'Ta'atilah Allah dan Rasul-Nya, jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir".

 

4). An-Nisaa : 79

"Artinya : …. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi".

 

5) An-Nisaa : 80

"Artinya : Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah menta'ati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari keta'atan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka".

 

6). An-Nisaa : 59

"Artinya : Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya".

 

7). Al-Anfaal : 46

"Artinya : Dan Ta'atlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar".

 

8). Al-Maa'idah : 92

"Artinya : Dan ta'atlah kamu kepada Allah dan ta'atlah kamu kepada Rasul (Nya) dan berhati-hatilah. Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang".

 

9). An-Nuur : 63

"Artinya : Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih".

 

10). Al-Anfaal : 24

"Artinya : Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan".

 

11). An-Nisaa : 13-14

"Artinya : .Barangsiapa ta'at kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya ; dan itulah kemenangan yang besar. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya ; dan baginya siksa yang menghinakan".

 

12). An-Nisaa : 60-61

"Artinya : Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kapada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ?. Mereka hendak berhakim kepada thagut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thagut itu. Dan syaithan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. Apabila dikatakan kepada mereka :"Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah turunkan dan kepada hukum Rasul', niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu".

 

13). An-Nuur : 51-52

"Artinya : Sesungguhnya jawaban orang-orang mu'min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan : 'Kami mendengar, dan kami patuh'. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan".

 

14). Al-Hasyr : 7

"Artinya : …Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah ; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya".

 

15). Al-Ahzab : 21

"Artinya : Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hati kiamat dan dia banyak menyebut Allah".

 

16). An-Najm : 1 – 4

"Artinya : Demi bintang ketika terbenam, kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru, dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang di wahyukan (kepadanya)".

 

17). An-Nahl : 44

"Artinya : .. Dan kami turunkan kepadamu Al-Qur'an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan".

2011/1/31 abafarhan <abafarhan@gmail.com>
Ingkar sunnah terdiri dari dua kata yaitu Ingkar dan Sunnah.
 Ingkar, menurut bahasa, artinya "menolak atau mengingkari", berasal
darikata kerja, ankara-yunkiru.
 Sedangkan Sunnah, menurut bahasa mempunyai beberapa arti diantaranya
adalah, "jalan yang dijalani, terpuji atau tidak," suatu tradisi yang
sudah dibiasakan dinamai sunnah, meskipun tidak baik.
 Secara definitif Ingkar al-Sunnah dapat diartikan sebagai suatu nama
atau aliran atau suatu paham keagamaan dalam masyarakat Islam yang
menolak atau mengingkari Sunnah untuk dijadikan sebagai sumber dan
dasar syari'at Islam.

Mba Wn..Katanya ikut alquran dan sunnah,..mana dalilnya,..??




On 1/31/11, Armansyah <armansyah.skom@gmail.com> wrote:
> 2011/1/31 wawan™ و و ﻦ <hrn.milis@gmail.com>
>
>
>>>>
>>>
>>> [Arman] : Selama kehidupan itu masih berdenyut, tidak ada kepastian yang
>>> absolut kecuali mati.
>>>
>> Pro dan kontra adalah sesuatu yang alamiah dan wajar sekali, itulah hidup.
>>> Lalu jika SBY tumbang maka ditanyakan siapa yang lebih baik, maka tentu
>>> kita
>>> mestinya merujuk kepada siapa yang lebih mendekati seruan al-Qur'an serta
>>> bagaimana cara atau metode manajerialnya yang mereka tawarkan.
>>>
>>
>>> Pertanyaan diatas menurut saya hanya sebuah pertanyaan emosional belaka
>>> ...
>>>
>>
>>>
>> "*tidak ada kepastian yang absolut kecuali mati."*
>>
> *
>> *
>>
> *betul sekali ..*
>>
> jika cara kudeta/demo dan sejenisnya, sama saja mengahasilkan kemungkinan yg
>> fifty2,
>>
> kenapa tidak mengikuti aturan2 ulil amri yg telah ditetapkan ? sama2 fifty2
>> .
>>
> lihatlah kerusakan yg lebih parah yg ditimbulkan.
>>
>
>> betul ...,  emosional karena ada yg nama partai dan golongannya disebut2
>> ^^
>>
>
>> wala dan baro untuk gologan dan partai masing2.
>>
>
>> *53. Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka
>> terpecah belah menjadi beberapa pecahan. *
>>
> *iap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka
>> (masing-masing)*
>>
>
>> *32. yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka[1169] dan mereka
>> menjadi beberapa golongan. *
>>
> *Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.*
>>
> [30:32]
>
>
> [Arman] : Berbicara masalah metode atau jalan dalam menyampaikan sesuatu
> (misalnya dalam hal ini adalah mengkritik sebuah penguasa/rezim), maklum
> dipahami bahwa tidak harus selalu melalui satu jalan tertentu. Sebagian
> kalangan lebih menonjolkan dalil menasehati penguasa secara
> sembunyi-sembunyi. Okelah kita terima konsep mereka ini, cuma sekarang cara
> kongkret yang sudah dilakukan melalui metode itu seperti apa dan sudah
> sejauh apa hasilnya ? Jika ternyata hal ini tidak merubah kenyataan, apakah
> kita harus terus menerima keadaan terzalimi tersebut sementara dari contoh
> kisah Musa dan Fir'aun, kita bisa mengambil ibrah bahwa kontroversi terbuka
> terhadap penguasa yang zalim sangat boleh dilakukan.
>
> Berbicara masalah firqah atau golongan, dalam sebuah negara atau masyarakat
> yang majemuk maka firqah itu wajar ada dan terjadi. Bahkan dijaman Nabi
> sendiri sedikitnya ada dua firqah besar yaitu Muhajirin dan Anshar, belum
> lagi dengan fiqrah berdasar keturunan seperti Bani Muthalib, Bani Hasyim dan
> seterusnya yang justru firqah seperti inilah yang memunculkan perseteruan
> ditengah masyarakat masa itu. Ketika proses baiatan Abu Bakar terjadi, ada
> juga firqah-firqah terbentuk, begitupun saat Usman wafat bahkan ketika Ali
> berkuasa, fakta sejarah memperlihatkan banyaknya firqah terbentuk untuk
> menumbangkan pemerintahannya meski kemudian beberapa diantara firqh itu lalu
> menganulir tujuannya (seperti firqahnya 'Aisyah yang berakhir dengan
> kekalahan diperang Jamal), tetapi firqahnya Khawarij, firqahnya Muawiyah
> terbukti tetap eksis dan menjadi api kala itu.
>
> Maksud dari semua ini adalah, firqah apapunlah itu, sebenarnya sesuatu yang
> alamiah dan tidak bisa dihindarkan. Akan tetapi kitalah yang mesti bijak
> untuk menyikapi tujuan dari eksistensi firqah-firqah itu sendiri. Entah
> apakah itu PKS, HTI, FPI dan seterusnya dan sebagainya.
>
>
> --
> Salamun 'ala manittaba al Huda
>
>
>
> ARMANSYAH
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>   Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>   Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>      Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
 Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
 Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment