> 2011/2/7 wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com>
>
> Dear Armansyah,
>
>
>> Untuk masalah substitusi, bukan pada waktu disalibnya, tetapi pada
>
> waktu penangkapannya.
>
> Dan hal ini berada di luar email yang saya sampaikan sebelumnya
>
> mengenai tidak matinya Isa,as di kayu salib walau sebenarnya ia yang
>
> disalib.
>
>
>
>
> [Arman] : Pertama, bahwa adanya tafsiran bila bukan Isa yang dibunuh dan
> disalib berasal dari terjemahan al-Qur'an surah an-Nisaa ayat 157 yang
> pernah mas Wawan bawakan pertama kali. Jadi mana mungkin bisa kita
> mengatakan bahwa pembahasan hal ini diluar dari email yang mas Wawan bawakan
> ?
Maksud saya pembahasan bahwa yang di kayu salib itu bukan Isa, padahal
email yang diawal dulu menmerangkan bahwa Isa tidak meninggal di kayu
salib.
> Kedua, saya belum mengerti maksud mas Wawan dikalimat terakhir diatas :
> *tidak
> matinya Isa,as di kayu salib walau sebenarnya ia yang*
> *disalib*. Apakah maksud mas Wawan sebenarnya ingin sekaligus menyatakan
> bila mas Wawan berpendapat memang benar Nabi Isa dinaikkan keatas kayu salib
> ? Berarti ini sebuah kemajuan buat saya, Alhamdulillah, jika ini benar maka
> artinya ada kesamaan pandangan dengan saya. Tetapi saya ingin minta
> klarifikasi dulu pernyataan diatas apakah memang demikian adanya maksud yang
> hendak mas Wawan sampaikan ?
Mas Armansyah,
Buat saya kesamaan atau perbedaan pendapat tidak menghalangi dsikusi.
Selalu ada possibility di setiap sudut pandang.
> [Wawan] :
>
>> Tapi kayaknya mas Armansyah tertarik untuk membahas yang subsitusi
>> dulu, walaupun sayang sekali buku sumber saya belum saya pegang, tapi
>> daripada mengulur waktu, baiklah dimulai dengan yang ada dulu, tanpa
>> bantuan buku yang sedang saya cari:
>>
>>
>> Orang-orang Yahudi berusaha keras ingin membunuh Isa dengan
>> mempengaruhi raja pada masa itu. Kemudian sang raja mengirim prajurit
>> untuk menangkap Isa. Ketika nabi Isa merasa ia akan diculik,
>> bertanyalah ia kepada pengikutnya, "Barang siapa yang bersedia
>> diserupakan wajahnya mirip denganku, nanti ia menjadi teman akrabku di
>> surga." Maka majulah seorang anak muda menyatakan diri bersedia. Nabi
>> Isa. berkata "Engkaulah orangnya." Kemudian Allah menyerupakan wajah
>> pemuda itu dengan wajah nabi Isa hingga terlihat persis dengan nabi
>> Isa, lalu nabi Isa diangkat ke langit. Setelah nabi Isa diangkat ke
>> langit, datanglah rombongan yang mau mencari nabi Isa. Dan ketika
>> mereka melihat anak muda tadi, mereka mengiranya nabi Isa, terus
>> mereka bawa dan mereka salib.72
>>
>>
>>
>> Kemudian Ibnu Katsir menerangkan riwayat itu dari Ibnu Abbas, dari
>> Ibnu Abu Hatim, kemudian ia sebutkan dari Wahab bin Munabbih dari Ibnu
>> Jarir, bahwa yang diserupakan itu adalah Simon, salah satu anggota
>> Hawariyyun.
>
>
>
>
> [Arman] : Saya cut dulu sampai disini dengan pertanyaan :
> 1. Apakah riwayat ini memang berasal dari Nabi ataukah pendapat dari Wahab
> bin Munabbih ?
Ibnu Katsir berkata, "Dan tidak diragukan lagi bahwa apa yang
dikemukakan oleh Ibnu Jarir inilah pendapat yang benar, karena ini
merupakan maksud dari konteks ayat-ayat yang menetapkan batalnya
pengakuan orang-orang Yahudi bahwa mereka telah membunuh Isa,
menyalibnya, dan menyerahkannya kepada orang-orang Nasrani yang bodoh
dan tidak mengerti masalah itu. Lalu Allah memberitahukan bahwa
perkaranya tidak demikian, tetapi ada seseorang yang diserupakan oleh
Allah dengan Isa, lantas mereka bunuh orang yang diserupakan itu
sedang mereka tidak mengetahui dengan jelas tentang hal itu. Kemudian
Allah mengangkat Isa kepada-Nya, dan dia (Isa) masih hidup dan kelak
akan turun ke bumi sebelum datangnya hari kiamat sebagaimana
ditunjukkan oleh hadits-hadits mutawatir." [Tafsir Ibnu Katsir 2:
405].
> 2. Siapa itu Ibnu Jarir dan kapan beliau mendapat riwayat tersebut ?
Maaf saya tidak bisa jawab.
> 3. Apa yang bisa menguatkan riwayat tersebut bila ia memang berasal dari
> Nabi Saw ? mas Wawan boleh mengeluarkan status sanadnya dan derajat hadis
> ini bila memang menurut mas Wawan perlu untuk itu.
belum bisa mas
> [Wawan ] :
>
>
>> Orang Yahudi berhasil menangkapnya, lalu mereka berkata,
>> "Dia ini salah seorang sahabat Isa", tapi Simon melawan, kemudian
>> kelompok lain menangkapnya kembali, dan ia tetap melawan, kemudian
>> Simon menawarkan sesuatu kepada orang yang menangkapnya, "Apa imbalan
>> yang kalian berikan kepadaku jika aku menunjukkan tempat persembunyia
>> Isa? Lalu mereka memberinya 30 dirham dan Simon menunjukkan tempat Isa
>> setelah menerima uang itu. Sebelumnya wajah Simon sudah diserupakan
>> dengan nabi Isa, lalu mereka mengikatnya pakai tali, menyeretnya dan
>> mereka meludahi serta memakaikan mahkota dari duri di kepalanya,
>> sampai akhirnya mereka menyiapkan kayu tempat penyaliban. Maka Allah
>> mengangkat Isa dan mereka menyalib orang yang diserupakan. Kemudian
>> ada keterangan dari sebagian Nasrani yang mengatakan bahwa yang
>> disalib itu Yudas, dan dialah orang yang diserupakan dengan nabi Isa
>> yang disalib.
>
>
>
> [Arman] : Jadi yang mana yang benar, Simon atau Yudas ?
Wallahu'alam mana di antara dua riwayat itu yang benar
> [Wawan] :
>
>> Ketika itu ia mengatakan, "Aku bukan yang kalian maksud.
>> Aku yang menunjukkan Isa kepada kalian."73 Wallahu'alam mana di antara
>> dua riwayat itu yang benar.74
>>
>> 72. Lihat Tafsir Ibnu Katsir, surat an-Nisa' (1/493).
>>
>> 73. Lihat Tafsir Ibnu Jarir at Thabari, Jami' al-Bayan fi Ta'wil
>> al-Qur'on, (4/352).
>>
>> 74. Dalam buku Muhadharat fi an-Nashraniyah karya Muhammad Abu Zahrah,
>> halaman 24 tentang penyerupaan Isa, ditulis sebagai berikut: Sebagian
>> atsar menyebutkan, sesungguhnya Allah menjadikan kemiripan kepada
>> Yudas, yaitu Yudas Eskariyot yang juga dikisahkan Injil, bahwa dialah
>> yang berkhianat dari nabi Isa, sehingga mau menunjukkan prajurit yang
>> hendak melakukan penangkapan, ketika itu prajurit-prajurit ini tidak
>> mengenal Isa. Jadilah salah seorang murid pilihan nabi Isa jatuh dalam
>> sangkaan mereka. Kisah ini sama persis dengan yang diceritakan dalam
>> Injil Bamabas. Dalam Injil Barnabas di sebutkan begini: Ketika
>> prajurit-prajurit sudah menangkap Yudas di lokasi yang berdekatan
>> dengan tempat kediaman Isa al-Masih, tiba-tiba Isa mendengar keramaian
>> dari jarak dekat, maka karena itu Isa masuk ke dalam rumah karena
>> ketakutan, waktu itu sebelas orang muridnya dalam keadaan tidur. Maka,
>> Allah menyaksikan marabahaya yang mengancam hambanya, Ia memerintahkan
>> Jibril, Mikhail, Rufail, dan Idril sebagai perwakilan-Nya untuk
>> membawa pergi Isa dari bumi. Datanglah para malaikat suci itu dan
>> langsung membawa Isa lewat jendela rumah sebelah selatan (belakang).
>> Mataikat-malaikat suci ini membawanya sampai ke langit ke tiga dan di
>> sana nabi Isa ditemani oleh malaikat-malaikat yang senantiasa
>> bertasbih selama-lamanya (hingga hari kiamat). Lalu, dengan sangat
>> tergesa-gesa Yudas masuk ke ruangan tempat nabi Isa yang naik dibawa
>> malaikat. Sementara murid-murid yang lain dalam keadaan tidur. Maka
>> Allah membuat sebuah keajaiban, berubahlah suara dan muka Yudas persis
>> dengan nabi Isa, hingga terlihat seratuspersen nabi Isa. Yudas,
>> setelah membangunkan murid-murid yang sedang tidur, kemudian bertanya
>> di mana sang Guru (nabi [sa), oleh sebab itu murid-murid heran, dan
>> menjawab: Engkaulah Guru kami, apakah kini engkau sudah lupa pada
>> kami?
>>
>>
> [Arman] : Apa itu Injil Barnabas ? mas Wawan punya bukunya ? mas Wawan sudah
> membaca secara utuh isi dari Injil Barnabas ? bagaimana menurut pendapat
> pribadi mas Wawan terhadap buku yang dinamakan Injil Barnabas ini sendiri ?
Belum punya injil Barnabas dan belum baca, yang ada ebook injil Didache.
Dalam pengantar buku ini disebutkan:
Injil-injil Muqaddas menurut orang-orang Kristen ada empat, yaitu
Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Pernah muncul sebuah Injil
yang mereka tolak, yaitu Injil Bamabas, karena di dalamnya disebutkan
bahwa "Nabi Muhammad adalah Rasulullah (utusan Tuhan)."
INJIL DIDACHE, Bamabas, Lukas, dan Matius sepakat bahwa Kerajaan Surga
datang setelah Nabi Isa Alaihissalam. Waktu kedatangannya pun
ditentukan, yaitu di akhir masa Kekaisaran Romawi. Kaum muslimin telah
meruntuhkan kekaisaran itu. Jadi, mengapa orang-orang Yahudi dan
Kristen beromong kosong dengan mengatakan bahwa Kerajaan Surga belum
datang?!
> Salamun 'ala manittaba al Huda
>
>
>
> ARMANSYAH
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment