Monday, February 21, 2011

Re: [Milis_Iqra] Mengungkap Kebohongan Pendeta Yosua Muhammad Yasin

Alhamdulillah,
terimakasih jawabannya pak triyono,
kalau boleh saya simpulkan pernyataan bapak, baik muslim atau non muslim tidak boleh menafsirkan al qur'an sesuai selera masing masing karena menafsirkan Al Qur'an ada ilmunya tersendiri?

Jika demikian, saya setuju dengan pernyataan bapak.

regards
whe~en


2011/2/22 Slamet Triyono <triyono66@gmail.com>
Untuk menafsirkan Al-Qur'an ada ilmu tersendiri. Ada kaidah dan
hukum-hukumnya yang harus di pelajari. Saya sebagai muslim tidak bisa.
Harus ada gurunya.

Pada tanggal 22/02/11, whe - en <whe.en9999@gmail.com> menulis:
> pak Triyono,
> boleh saya bertanya agar tidak salah persepsi?
> soal pernyataan bapak "Jangan biarkan mereka menafsirkan Al-qur'an dengan
> seleranya apalagi
> itu dilakukan seorang non muslim"
>
> pertanyaan saya:
> 1.  Apakah ini berarti bapak membuat pernyataan bahwa Al qur'an tidak boleh
> ditafsirkan menurut selera sendiri baik itu oleh muslim atau non muslim?
> 2.  Ataukah hanya non muslim yang tidak boleh menafsirkan Al Qur'an menurut
> selera mereka?
>
> terimakasih
> whe~en
>
> 2011/2/22 Slamet Triyono <triyono66@gmail.com>
>
>> Begitulah Pekerjaan orang-orang yang tak beriman, Dia ngutaik-ngutik
>> iman seseorang tapi dia sendiri sebenarnya dalam kebimbangan yang
>> sangat besar dan berat. Kalau kebohongan itu memang ada bukti dan
>> rekamannya apa nggak sebaiknya di ajukan saja di meja Pengadilan.
>> Jangan biarkan mereka menafsirkan Al-qur'an dengan seleranya apalagi
>> itu dilakukan seorang non muslim. AYo di lacak kebenaran informasi ini
>> dan kalau benar kita lakukan tindakan hukum. atas tindakan dari Yosua
>> Muhammad Yasin
>>
>> Pada tanggal 21/02/11, Ndy Ndy212 <nugraha212@gmail.com> menulis:
>> > Mengungkap Kebohongan Pendeta Yosua Muhammad Yasin
>> >
>> > Jangan mudah percaya dengan kesaksian para pendeta atau penginjil yang
>> > mengaku mantan kiyai atau ustadz. Karena mimbar kesaksian rohani di
>> gereja
>> > sering melahirkan para penginjil yang nekad dalam berdusta.
>> >
>> > Contohnya adalah kesaksian Pendeta Yosua Muhammad Yasin dalam VCD
>> kesaksian
>> > rohani kristiani bertajuk "Kesaksian Tiga Mantan Muslim." Dalam ceramah
>> > kesaksian di Gereja Mawar Saron itu, pria paruh baya kelahiran Citayam
>> Bogor
>> > ini mengumbar kesaksian yang fantastis. Ia  mengaku sebagai mantan
>> > muslim
>> > garis keras yang dibesarkan di lingkungan pesantren.
>> >
>> > "Nama saya Yosua Muhammad Yasin. Yosua adalah nama baptisan saya
>> > dibaptis
>> di
>> > Gereja Tiberias pada tanggal 24 Mei 2000. Sedangkan Muhammad Yasin
>> > adalah
>> > nama kelahiran saya. Karena latar belakang daripada keluarga saya, ayah
>> saya
>> > seorang kiyai, ibu saya seorang ustadzah, dan saya seorang ustadz,
>> > mantan
>> > guru agama Islam yang sekarang alhamdulillah jadi hamba Tuhan. Amin,"
>> kata
>> > Yosua dalam VCD itu.
>> >
>> > Pendeta yang mengaku alumnus fakultas dakwah IAIN Syarif Hidayatullah
>> > Jakarta ini juga mengklaim memiliki pesantren dengan santri berjumlah
>> lebih
>> > dari seratus orang. Konon, di pesantren ia mengajar *Nahwu* dan
>> > *Sharaf*tiap hari Minggu. Ia juga mengaku memiliki Madrasah Ibtidaiyah
>> > Hidayatul
>> > Atfal yang bernaung di bawah Departemen Agama. Selanjutnya, Pendeta
>> > Yosua
>> > menceritakan bahwa dirinya memiliki jam terbang yang tinggi sebagai
>> ustadz,
>> > antara lain pernah diundang menyampaikan ceramah agama dalam peletakan
>> batu
>> > pertama pesantren Tebu Ireng (Jombang-Jatim?).
>> >
>> > Sebagai ustadz garis keras, aku Yosua, dirinya pernah membakar tiga
>> gereja,
>> > setelah membakar gereja bersembunyi di Bandung karena takut ditangkap
>> aparat
>> > keamanan. Aksi ini dilakukan karena ketika masih beragama Islam, ia
>> sangat
>> > membenci orang Kristen. Karena ia dididik keras oleh orang tua di
>> > sekolah
>> > Ibtida'iyah (SD), Tsanawiyah (SMP), Aliyah (SMA) sampai dengan kuliah di
>> > perguruan tinggi IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.  Inilah cuplikannya:
>> >
>> > *"Kenapa saya sangat membenci orang Kristen? Karena ada ayat Al-Qur'an
>> yang
>> > menyatakan: Innaa dinnaa indallohi islam. "Agama yang paling sempurna
>> yaitu
>> > agama Islam." *
>> >
>> > *Dulu saya sangat ingin mengislamkan pendeta. Saya datangi rumah pendeta
>> > satu persatu. Tujuh belas pendeta saya datangi satu persatu. Saya ingin
>> > mengislamkan pendeta dengan dalil Al-Qur'an "innaa dinnaa indallohi
>> islam. *
>> >
>> > *Ternyata tak satu orang pendeta pun yang masuk Islam. Padahal kalau mau
>> > mengislamkan pendeta saya punya amalan Asmaul Husna. Tapi para pendeta
>> itu
>> > diamalin dengan Asmaul Husna kok gak mempan. Tidak berhasil."*
>> >
>> > Sejak itu, Yosua sering mimpi melihat cahaya putih dengan suara "Akulah
>> > jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada
>> > Bapa, kalau tidak melalui Aku."
>> >
>> > Maka nas dalam mimpi itu dicarinya dalam Al-Qur'an tidak ketemu. Lalu ia
>> > shalat istikharah tiap jam 2 malam, tapi tidak dapat menemukan jawaban
>> juga.
>> > Satu bulan kemudian, mimpinya terjawab ketika ia mendatangi gereja. Pada
>> > suatu minggu, usai mengimami shalat shubuh dan mengajar ngaji di
>> pesantren,
>> > ia pergi ke gereja. Ia mendapat hadiah Alkitab (Bibel) dari seorang
>> pendeta.
>> > Ternyata ayat yang ada dalam mimpinya itu adalah Injil Yohanes 14:6.
>> Yosua
>> > pun masuk Kristen.
>> >
>> > Pada menit ke-27 penginjil Yosua ingin meyakinkan jemaat gereja bahwa
>> > Al-Qur'an pun mengakui kewibawaan Alkitab (Bibel).
>> >
>> > "Surat Ali Imran ayat 63 juz yang kedua puluh lima. "ya ayyuhalladina
>> amanu
>> > id qola rosulullah sholllallohu alaihi wasallam kitabulloh. "Hai
>> orang-orang
>> > yang beriman, pelajari Alkitab jika kamu ingin hidupmu dikaruniakan
>> rahmat."
>> > kata Yosua dengan suara berapi-api.
>> >
>> > Anehnya, jemaat Gereja Mawar Sharon berulang kali memberikan aplaus
>> ketika
>> > Pendeta Yosua menghina Islam. Mungkin mereka tak sadar kalau sedang
>> > *dikibulin
>> > *dengan kesaksian dusta yang sangat mencolok. Inilah beberapa
>> kebohongannya
>> > antara lain sbb:
>> >
>> > *Pertama, *beberapa kali Yosua melafalkan Al-Qur'an surat Ali Imran 19
>> > secara salah: "*Innaa dinnaa indallohi islam,*" padahal yang benar
>> > adalah *"Innad-diina
>> > 'Indallohil-islaam."* Terjemahannya pun menyimpang jauh dari terjemah
>> yang
>> > benar dan sah: "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah
>> > hanyalah
>> > Islam."
>> >
>> > Dengan kesalahan baca, nahwu, sharaf dan penerjemahan yang sangat fatal
>> > seperti itu, lebih tepat bila disimpulkan bahwa Yosua adalah orang yang
>> > tidak tamat di Taman Pendidikan Al-Qur'an yang para santrinya adalah
>> > anak-anak TK.
>> >
>> > *Kedua, *pengakuan Yosua bahwa dirinya pernah diundang menyampaikan
>> ceramah
>> > agama dalam peletakan batu pertama pesantren Tebu Ireng Jombang pun
>> > mengada-ada. Karena pesantren termasyhur di Jawa Timur ini sudah
>> didirikan
>> > jauh sebelum Yosua lahir. Semua orang pesantren tahu, Pondok Pesantren
>> > Tebuireng Jombang didirikan pada 3 Agustus 1899, dirintis oleh KH Hasyim
>> > Asy'ari.
>> >
>> > *Ketiga, *Yosua terang-terangan berdusta lagi ketika menyebutkan bahwa
>> surat
>> > Ali Imran mendorong umat Islam untuk membenci Kristen. Ayat "Innad-diina
>> > 'Indallohil-islaam," ini sama sekali tidak menyuruh membenci Kristen,
>> > melainkan pernyataan tegas bahwa Islamlah satu-satunya agama yang
>> diridhai
>> > Allah. Ayat mulia dalam Al-Qur'an ini tak dimiliki oleh orang Kristen.
>> Tak
>> > ada dalam Bibel pernyataan bahwa Kristen adalah agama yang paling
>> diridhai
>> > Yesus.
>> >
>> > *Keempat, *pernyataan Yosua bahwa dalam Islam ada amalan Asmaul Husna
>> untuk
>> > mengislamkan pendeta, adalah mimpi di siang bolong.
>> >
>> > Asmaul Husna bukanlah amalan untuk menyerang orang kafir semisal
>> > pendeta,
>> > melainkan nama-nama Allah yang baik, yang diamalkan untuk menyebut dan
>> asma
>> > Allah ketika berdoa.
>> >
>> > * "Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan
>> > menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang
>> > menyimpang
>> > dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan
>> > mendapat
>> > balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan"* (Qs Al-A'raf 180).
>> >
>> > *Kelima, *kebodohan dan kebohongan Pendeta Yosua semakin nyata pada
>> > menit
>> > ke-27, di mana ia menyebut Al-Qur'an surat Ali Imran adalah juz yang
>> ke-25.
>> > Inilah igauan orang sama sekali buta Al-Qur'an. Padahal santri TPQ saja
>> tahu
>> > kalau surat Ali Imran bukan bukan juz ke-25, tapi juz ke-3.
>> >
>> > *Keenam, *Pendeta Yosua menjadi *jahil murakkab* (dungu kuadrat), ketika
>> > menyebut surat Ali Imran ayat 63 berbunyi: *"ya ayyuhalladina amanu id
>> qola
>> > rosulullah sholllallohu alaihi wasallam kitabulloh,"* yang diterjemahkan
>> > "Hai orang-orang yang beriman, pelajari Alkitab jika kamu ingin hidupmu
>> > dikaruniakan rahmat."  Padahal semua orang tahu bahwa surat Ali Imran 63
>> > berbunyi: "Kemudian jika mereka berpaling (dari kebenaran), maka
>> > sesungguhnya Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan."
>> > Dan nas Arab yang dibacanya pun tidak bisa dimengerti apalagi
>> diterjemahkan,
>> > karena tidak ada kata kerjanya (fi'il). Maka terjemahannya pun jauh
>> > mengada-ada dari nas Arab yang dibacanya. [voa-islam.com/timfakta,
>> sabili
>> >
>> >
>> > Sumber :
>> >
>> http://voa-islam.com/counter/christology/2011/02/21/13398/mengungkap-kebohongan-pendeta-yosua-muhammad-yasin/
>> >
>> > -
--
~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment