Para Ulama Kecam Penguburan Usamah bin Ladin ke Laut
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/para-ulama-kecam-penguburan-usamah-bin-ladin-ke-laut.htm
Para ulama Muslim Senin kemarin (2/5) mengatakan bahwa penguburan Usamah bin Ladin di laut merupakan pelanggaran syariah Islam, yang tindakan itu lebih lanjut dapat menimbulkan seruan jihad untuk adanya serangan balas dendam terhadap sasaran Amerika.
Walaupun tampaknya ada beberapa ruang untuk perdebatan soal pemakaman, berbagai ulama senior Islam menyatakan tindakan mengubur di laut sebagai tindakan memalukan mengabaikan standar ajaran Muslim yang menempatkan tubuh di dalam kuburan dengan kepala diarahkan menuju kota suci Mekkah.
Penguburan di laut bisa dilakukan, kata mereka, tetapi hanya dalam kasus khusus dimana kematian terjadi di atas kapal laut.
Pemakaman Usamah Bin Ladin di laut "bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum Islam, nilai-nilai agama dan adat kemanusiaan," kata Syaikh Ahmad al-Thayyib, Syaikhul Azhar di Kairo.
Seorang ulama sunni di Libanon, Syaikh Omar Bakri Muhammad (OBM), mengatakan, "Amerika ingin menghina umat Islam melalui penguburan ini, dan saya tidak berpikir ini adalah untuk kepentingan pemerintah AS."
Seorang pejabat AS mengatakan keputusan penguburan dibuat setelah menyimpulkan bahwa akan sangat sulit untuk menemukan negara yang bersedia menerima tubuh Usamah bin Ladin. Ada juga spekulasi tentang kekhawatiran bahwa situs kuburan Usamah bin Ladin bisa menjadi titik kumpul untuk para jihadis.
Presiden Barack Obama mengatakan Usamah bin Ladin tetap akan itangani sesuai dengan hukum Islam, yang memerlukan penguburan cepat, dan Pentagon kemudian mengatakan tubuh Usamah akan ditempatkan ke dalam perairan Laut Arab utara setelah mengikuti prosedur syariat Islam - termasuk memandikan mayat - di kapal kapal induk USS Carl Vinson.
Namun Syaikh OBM ulama Libanon menyebutnya sebagai "kesalahan strategis" yang hanya akan menyalakan kemarahan.
Menurut ajaran Islam, kehormatan tertinggi yang akan diberikan pada orang yang telah mati adalah memberikan pemakaman almarhum dengan cepat, sebaiknya sebelum matahari terbenam. Mereka yang mati saat bepergian di laut dapat dikubur di dasar laut jika mereka jauh dari pantai, menurut ajaran Islam.
"Mereka dapat mengatakan bahwa mereka akan menguburkannya di laut, tetapi mereka tidak dapat mengatakan bahwa mereka melakukan itu menurut syariat Islam," kata Muhammad al-Qubaisi, Mufti besar Dubai, mengatakan terkait tentang penguburan bin Laden. "Jika keluarga tidak menginginkan dia, dalam Islam sangat sederhana: Anda cukup menggali kuburan dimana saja, bahkan di sebuah pulau terpencil, Anda tinggal memandikan dan menshalatkan dan hanya itu."
"Penguburan di laut diperbolehkan bagi Muslim dalam keadaan luar biasa," tambahnya.
Namun Muhammad Qudah, seorang profesor hukum Islam di University of Jordan, mengatakan mengubur Usamah bin Ladin kelahiran Saudi di laut itu tidak dilarang jika tidak ada seorang pun yang mau menerima tubuh dan memberikan tempat pemakaman Muslim untuknya.
"Tanah dan laut milik Allah, yang mampu melindungi dan membangkitkan orang mati pada akhir zaman untuk hari kiamat," katanya. "Belum tentu benar untuk mengklaim bahwa tidak ada seorang pun di dunia Islam siap untuk menerima tubuh bin Ladin."
Ulama di Irak, di mana sebuah cabang al-Qaidah disalahkan atas kematian ribuan orang sejak 2003, juga mengecam tindakan AS.
"Jika seseorang meninggal dunia di kapal yang jarak jauh dari darat, maka orang yang mati itu harus dikubur di laut," kata ulama Syiah Ibrahim al-Jabari. "Tapi kalau dia meninggal di darat, maka ia harus dikubur di dalam tanah, tidak harus dibuang ke laut
"Apa yang dilakukan oleh Amerika dilarang oleh Islam dan mungkin hanya memprovokasi beberapa Muslim," kata ulama Islam yang lain dari Irak, Abdul-Sattar al-Janabi, yang berkhotbah di masjid yang terkenal di Baghdad amsjid Abu Hanifah. "Hal ini tidak dapat diterima dan suatu kejahatan untuk melemparkan tubuh lelaki Muslim ke laut. Tubuh bin Ladin seharusnya sudah diserahkan kepada keluarganya untuk mencari negara atau tanah untuk menguburkannya."
Tokoh Mesir yang juga seorang analis Islam dan pengacara Muntasser el-Zayat mengatakan pemakaman di laut bagi bin Ladin dirancang untuk mencegah kuburannya dari menjadi sebuah tempat suci.
"Mereka tidak ingin melihat dia menjadi simbol, tapi dia sudah menjadi simbol dalam hati umat Islam di dunia."(fq/ap)
--
http://wheen.blogsome.com/
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment