Friday, February 3, 2012

Re: [Milis_Iqra] 'ADALAH SAHABAT, TANGGAPAN ATAS ARTIKEL JALALUDDIN RAKHMAT -1-

Jawaban yang bukan jawaban ... :-) Jelas arah komentar saya tidak mengarah pada tafsir, coba baca pelan-pelan :

[Arman] : Saya rasa kalimat pada phrase ini :

Karena di mana pun di dunia ini, ketika orang ingin mengetahui sejarah dan catatan-catatan tentang kejadian sebelum kelahirannya, pasti memerlukan info dari orang yang hidup sebelumnya. Kita bisa saja lebih berpendidikan dari orang tua kita. Tapi kejadian-kejadian di tengah keluarga kita, sebelum kita lahir, atau ketika kita masih balita, pastilah mereka yang tahu. Sepintar dan sesuci apa pun kita melihat diri kita, tidak mungkin kita lebih tahu dari orang tua kita tentang semua kejadian sebelum kita lahir. Di sini, keinginan kita untuk mengetahui sejarah otentik keluarga kita atau masa-masa balita kita, harus meletakkan orang tua kita sebagai sumber informasi yang terpercaya.


Tidak membuat kita menolak untuk mengkritisi apapun yang diatasnamakan pada sahabat itu sendiri atau bahkan pada diri Nabi Saw sendiri sekalipun. Sebab jika hal ini tidak dilakukan maka umat Islam tidak akan berbeda dengan umat Kristiani atau juga Yahudi yang selalu berargumen bahwa nash-nash yang ada dalam al-Qur'an merupakan ciplakan asal dari Kitab PL maupun PB yang lalu dimodifikasi oleh Muhammad. Mereka kerap menggunakan argumentasi yang sama seperti analogi phrase yang saya kutip diatas. Menurut mereka, para murid dan orang-orang terdahulu pastinya merupakan saksi mata, saksi hidup dari perjalanan sejarah Yesus Kristus yang sesungguhnya ketimbang Muhammad yang hidup sekitar 650 tahun sesudahnya. Olehnya maka PB lebih otentik ketimbang al-Qur'an. Ini logika yang sama persis.




2012/2/3 wawan™ و و ﻦ <hrn.milis@gmail.com>


2012/2/3 Armansyah <armansyah.skom@gmail.com>
Kita tidak bicara dalam tataran tafsir tetapi dalam tataran logika berpikir terhadap eksistensi "saksi mata hidup" dari suatu kejadian dimasa lalu .... 

jika tidak dalam kerangka tafsir, maka tidak perlu menyertakan PL, PB dan Al-Quran dalam tanggapan artikel ini.
 

2012/2/3 wawan™ و و ﻦ <hrn.milis@gmail.com>


2012/2/3 Armansyah <armansyah.skom@gmail.com>


2012/2/3 wawan™ و و ﻦ <hrn.milis@gmail.com>
'ADALAH SAHABAT, TANGGAPAN ATAS ARTIKEL JALALUDDIN RAKHMAT: SAHABAT DALAM TIMBANGAN AL-QUR`AN -1-


Ditulis Oleh Abdul Hayyie Al Kattani
  


[Arman] : Saya rasa kalimat pada phrase ini :

Karena di mana pun di dunia ini, ketika orang ingin mengetahui sejarah dan catatan-catatan tentang kejadian sebelum kelahirannya, pasti memerlukan info dari orang yang hidup sebelumnya. Kita bisa saja lebih berpendidikan dari orang tua kita. Tapi kejadian-kejadian di tengah keluarga kita, sebelum kita lahir, atau ketika kita masih balita, pastilah mereka yang tahu. Sepintar dan sesuci apa pun kita melihat diri kita, tidak mungkin kita lebih tahu dari orang tua kita tentang semua kejadian sebelum kita lahir. Di sini, keinginan kita untuk mengetahui sejarah otentik keluarga kita atau masa-masa balita kita, harus meletakkan orang tua kita sebagai sumber informasi yang terpercaya.


Tidak membuat kita menolak untuk mengkritisi apapun yang diatasnamakan pada sahabat itu sendiri atau bahkan pada diri Nabi Saw sendiri sekalipun. Sebab jika hal ini tidak dilakukan maka umat Islam tidak akan berbeda dengan umat Kristiani atau juga Yahudi yang selalu berargumen bahwa nash-nash yang ada dalam al-Qur'an merupakan ciplakan asal dari Kitab PL maupun PB yang lalu dimodifikasi oleh Muhammad. Mereka kerap menggunakan argumentasi yang sama seperti analogi phrase yang saya kutip diatas. Menurut mereka, para murid dan orang-orang terdahulu pastinya merupakan saksi mata, saksi hidup dari perjalanan sejarah Yesus Kristus yang sesungguhnya ketimbang Muhammad yang hidup sekitar 650 tahun sesudahnya. Olehnya maka PB lebih otentik ketimbang al-Qur'an. Ini logika yang sama persis.


secara analogi adalah sama persis. hanya saja , ada perbedaan yg sangat2 mendasar,
yaitu Islam menghapus agama2 dan kitab2 sebelumnya.

"Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah mendengar tentangku salah satu dari umat ini, baik ia Yahudi dan Nashrani, kemudian ia mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang diturunkan kepadaku, melainkan ia menjadi penghuni neraka".

menurut Imam Nawawi :

 "Hadits ini mengandung perihal dihapusnya seluruh agama dengan ditusnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Umat yang dimaksudkan dalam hadits ini, mereka yang hidup di jamannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan setelahnya sampai hari kiamat. Disebutkannya Yahudi dan Nashrani, dikarenakan kedua golongan ini mempunyai kitab, maka bagi selain mereka yang tidak mempunyai kitab tentunya lenih utama dalam mengimani Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang yahudi, orang-orang nashrani, dan orang-orang shabi'in, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal shalih, mereka akan menerima pahala dari tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak pula merka bersedih hati' (Al Baqarah 62)

Ahli Tafsir menjelaskan, keimanan yahudi (mereka yang berpegang teguh kepada Taurat dan ajaran Nabi Musa 'alaihis sallam) diakui dan diterima sampai diutusnya Nabi Isa 'alaihis salam. Adapun sesudah datangnya Nabi Isa 'alaihis sallam dan mereka itu tetap berpegang teguh kepada ajaran Musa, dan tidak meninggalkannya, serta tidak beriman kepada Nabi Isa 'alaihis salam, maka celakalah ia. Demikian pula keimanan Nashrani diakui sampai diutusnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka setelah itu siapapun yang tetap berpegang teguh kepada Injil dan ajaran Isa serta tidak mengikuti ajaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, maka celakalah ia.

Wallahu a'lam bish shawab 
 
dikutip dari Islam Menghapus Agama-Agama Sebelumnya dan Penyempurna Bagi Seluruh Agama

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
Salamun 'ala manittaba al Huda



ARMANSYAH

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
Salamun 'ala manittaba al Huda



ARMANSYAH

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment