Dari: (BAZ) <bazoki@cbn.net.id>
Tanggal: 29 April 2009 16:13
Subjek: [Tauziyah] Kewajiban Anak Muslim terhadap Orang Tua Non Muslim
Ke: Tauziyah@yahoogroups.com
Kewajiban Anak Muslim terhadap Orang Tua Non Muslim
Mohon penjelasan atas kewajiban anak terhadap orang tua yang non muslim.
Bolehkan mendoakan agar orang tua dapat hidayah-Nya sehingga bisa masuk
Islam. Bagaimana hak waris apakah ada hak anak atas waris? Terima kasih.
Wassalammu'alaikum wr. wb.
Purwanta
Jawaban:
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Al-hamdulillah, wash-shalatu wassalamu 'ala rasulillah, wa ba'du
Mendoakan agar orang tua yang non muslim mendapat hidayat sehingga masuk
Islam tidak terlarang, justru doa itu adalah persembahan paling berharga
yang bisa diberikan seorang anak kepada orang tuanya. Sebab tidak ada
kekayaan dan kenikmatan yang lebih tinggi nilainya dari pada nikmat
menjadi seorang muslim yang sujud kepada Allah SWT.
Doa itu adalah harapan sekaligus permintaan kepada Allah. Dan selama
seseorang masih bernafas, masih ada kesempatan baginya untuk kembali ke
jalan-NYa. Doa itu akan didengar oleh Allah SWT, walaupun masalah
terkabul atau tidaknya, akan kembali lagi kepada Allah juga. Tetapi doa
yang dipanjatkan tidak akan sia-sia. Minimal menjadi pahala bagi yang
berdoa.
Yang dilarang untuk mendoakan sesungguhnya adalah bagi orang kafir yang
telah wafat dalam keadaan kekafirannya. Yaitu memohon kepada Allah SWT
agar diampuni dosa-dosanya, padahal selama hidupnya tidak pernah
menyatakan iman kepada Allah SWT dan mengingkari bahwa Muhammad SAW
adalah nabi dan rasul-NYa. Bahkan mengingkari bahwa Al-Qur'an Al-Kariem
adalah firman-NYa yang wajib dijadikan pedoman hidup.
Larangan mendoakan orang kafir yang sudah mati itu jelas tercantum di
dalam Al-Qur'an Al-Kariem:
Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan
ampun bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah
kaum kerabat, sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik
itu adalah penghuni neraka jahanam. (QS At-Taubah: 119)
Yang dimaksud dengan meminta ampun buat orang musyrik adalah bila mereka
telah nyata mati dalam keadaan kafir. Adapun bila mereka masih hidup,
tentu saja kita wajib mengajak mereka masuk Islam. Dan di antara bentuk
ajakan itu adalah doa kepada Allah SWT agar mereka diberi hidayah dan
cahaya yang menerangi hidup, berupa kesadaran untuk berserah diri kepada
Allah SWT.
Umar bin Al-Khattab ra. tadinya adalah seorang musyrik dan kerjanya
memerangi dakwah nabi SAW. Namun dengan segala keikhlasan, Rasulullah
SAW meminta kepada Allah agar Islam dikuatkan dengan salah satu dari
Umar. Dan Allah SWT mengabulkan doa itu sehingga Umar bin Al-Khattab
masuk Islam serta menjadi orang terbaik setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Masuk Islamnya Umar ra. antara lain karena permohonan dan doa nabi SAW.
Namun apakah setiap doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT akan
dikabulkan atau tidak, semua kembali kepada Allah SWT. Bahkan ketika
Rasulullah SAW berdoa agar paman-Nya masuk Islam, kehendak Allah
ternyata lain.
Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang
kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang
dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau
menerima petunjuk. (QS Al-Qashash: 56)
Namun doa tetap harus dipanjatkan, karena doa itu memang diperintahkan.
Masalah dikabulkan atau tidak, itu menjadi urusan Allah.
Dan Tuhanmu berfirman, "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan
bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari
menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS
Al-Mu'min: 60)
Bila hari ini seseorang berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar orang
tuanya yang non muslim diberi hidayah hingga memeluk agama Islam, tentu
sebuah bentuk bakti kepada orang tua yang tak ternilai harganya.
Perbuatan itu justru harus terus dilanggengkan, karena Allah SWT
memerintahkan kita untuk meminta kepada-NYa, baik cepat terkabul atau
tidak.
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka
bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang
berdo'a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi
dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam
kebenaran. (QS Al-Baqarah: 186)
Semoga Allah SWT memberi taufiq dan hidayat-Nya kepada saudara kita dan
orang-orang yang masih kafir untuk bisa menerima anugerah yang paling
berharga, yaitu menjadi seorang muslim.
Wallahu a'lam bish-shawab, Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wa
barakatuh
Ahmad Sarwat, Lc.
*************************************
Mau belajar Al-Islam dan berita2 sekitar dunia Islam ?? silahkan klik disini : tauziyah-subscribe@yahoogroups.com Atau mau melihat artikel sebelumnya silahkan kunjungi web-site kami : www.tauziyah.com
Mau belajar Al-Islam dan berita2 sekitar dunia Islam ?? silahkan klik disini : tauziyah-subscribe@yahoogroups.com Atau mau melihat artikel sebelumnya silahkan kunjungi web-site kami : www.tauziyah.com
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
No comments:
Post a Comment