Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: doer81@gmail.com
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Thu, 3 Feb 2011 00:40:17
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Mari Menahan Emosi: kebohongan, Koin Sby dan Gayus
Dulu waktu suharto berkuasa dan ketika pemilu ada jorgan
ABS asal bukan suharto
Untuk 2014 akankah juga ada jargon ABS juga ya???
Sent from BlackBerry® on 3
-----Original Message-----
From: awungb@gmail.com
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Wed, 2 Feb 2011 22:21:00
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: [Milis_Iqra] Mari Menahan Emosi: kebohongan, Koin Sby dan Gayus
Oleh: Christovita Wiloto | 02 February 2011 | 11:49 WIB
Selama Januari 2011 ini Indonesia digegerkan dengan 3 berita; kebohongan dan koin SBY, serta Gayus.
SBY diberitakan tersinggung dengan aksi pengumpulan koin untuk Presiden yang dilakukan sejumlah elemen. Hal ini menyusul adanya pernyataannya sendiri, bahwa gajinya tak pernah naik selama tujuh tahun yang disampaikan di Rapat Pimpinan TNI dan Polri pada 21 Januari lalu.
Sebetulnya bakal meledaknya isu gaji Presiden ini sudah dapat kita duga sebelumnya.
Seperti biasanya pernyataan-pernyataan apapun dari SBY akan menarik untuk dijadikan isu, apalagi pernyataan melankolis seperti ini. Soal gaji yang tidak naik-naik lagi, pernyataan yang "super sensitif" bagi siapapun, apalagi oleh Presiden. Sudah pasti isu seperti ini disamber oleh semua media massa.
Bukan hanya sekedar menjadi berita, tapi juga terjadi gerakan sosial untuk menghimpun koin untuk SBY. Gerakan ini luar biasa unik, tak hanya masyarakat sipil, para anggota DPR pun meletakkan sebuah kotak transparan "Koin untuk Presiden" di ruang Komisi III. Minta ampun lucunya!
Isu gaji SBY ini sangat sukses untuk meredam isu kebohongan SBY sebelumnya.
Isu kebohongan SBY ini lebih berbahaya, karena disampaikan para pemuka agama. Isu kebohongan ini sangat merusak persepsi publik terhadap integritas SBY.
Senin (10/1/2011) di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, tokoh-tokoh lintas agama dan pemuda membacakan kebohongan pemerintah.
Tidak seperti pernyataan-pernyataan lainnya, pernyataan para pemuka agama ini sangatlah serius bagi masyarakat yang agamis, apalagi yang dipermasalahkan adalah integritas SBY.
Strategi menutup isu dengan menciptakan isu baru, secara jangka pendek nampaknya cukup berhasil. Isu kebohongan dialihkan dengan isu gaji.
Namun secara jangka panjang strategi pengalihan isu semacam ini akan sangat berbahaya terhadap persepsi publik terhadap integritas SBY. Dan akhirnya akan makin menghancurkan kepercayaan publik terhadap SBY.
Bukan saja isu gaji, isu lain pun dimainkan SBY dengan menerbitkan "selusin" Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2011 tentang Percepatan Penyelesaian Kasus Hukum Penyimpangan Pajak atau dikenal dengan Inpres Kasus Gayus, Senin (17/1).
Bebanpun berusaha dipindahkan kepada Wakil Presiden Boediono yang mendapat instruksi tersebut.
Walaupun sejak itu Wapres yang diinstruksikan mulai sibuk menangani kasus Gayus lengkap dengan mafia hukum, mafia pajak, dan mafia passportnya, namun fokus publik ternyata tidak pernah bergeser dari SBY, sebagai Presiden, yang dianggap publik paling bertanggung jawab untuk menegakkan keadilan di negeri ini.
Management by Crisis, mungkin ini adalah julukan yang tepat untuk kondisi Indonesia saat ini.
Negara yang dikelola berdasarkan krisis demi krisis, dari satu isu ke pengalihan isu yang lain.
Jika begini terus, maka sudah dapat dipastikan bahwa Indonesia tidak akan pernah maju kemana-mana, Indonesia akan terus sibuk hingar bingar berjalan di tempat, bahkan berjalan mundur ke belakang. Dan ini adalah kehancuran bagi semua bangsa Indonesia.
Sudah saatnya semua pihak di Republik ini menahan diri, menahan emosi dan tidak terpancing dalam devide et impera, adu domba yang akhirnya makin melemahkan Indonesia.
Kesadaran bahwa Indonesia harus maju dan tidak mau diadu domba adalah langkah awal yang baik untuk sejenak menarik napas dan menjernihkan pikiran.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment